Arti Kata "panja" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "panja" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

panja

pan·ja ark, meng·a·rak -- v mengarak jari-jari (tangan) yg dibuat dr gangsa yg biasa ditaruh di atas tabut yg dibawa berarak pd hari peringatan Hasan Husain pd tanggal 10 Muharam

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "panja"

📝 Contoh Penggunaan kata "panja" dalam Kalimat

1.Di hari raya Muharam, para peziarah mengarak panja di atas tabut Hasan dan Husain.
2.Sebagai simbol keagamaan, panja memiliki makna yang mendalam dalam tradisi Islam.
3.Dalam prosesi peringatan, panja diarak dengan upacara yang sederhana namun penuh makna.
4.Mereka membawa panja sebagai lambang penghormatan terhadap leluhur yang telah mengorbankan diri.
5.Para peziarah membawa panja ke makam leluhur sebagai tanda kesetiaan dan penghormatan yang tulus.

📚 Artikel terkait kata "panja"

Mengenal Kata 'panja' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "panja" - Tradisi yang Terus Beraroma

Pada hari peringatan Hasan Husain, tanggal 10 Muharram, masyarakat Indonesia masih mempertahankan tradisi panja yang unik. Kata "panja" sendiri memiliki arti resmi sebagai panja ark, mengarak jari-jari (tangan) yang dibuat dari gangsa yang biasa ditaruh di atas tabut yang dibawa berarak. Tradisi ini biasanya dilakukan dalam rangka mengenang peristiwa kelahiran Hasan dan Husain, putra-putra Imam Ali, yang disebut sebagai pejuang kemerdekaan. Penggunaan kata "panja" bukan hanya terdapat dalam konteks agama, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, "Pada hari peringatan Hasan Husain, masyarakat melakukan panja untuk mengenang kelahiran tokoh agama." Atau, "Di daerah Suku Tionghoa, panja digunakan sebagai simbol keberanian dan kekuatan." Dalam contoh kalimat ini, kata "panja" menunjukkan makna yang berbeda-beda tergantung konteksnya. Namun, makna dasarnya adalah tentang tradisi dan kebudayaan. Dalam kehidupan sehari-hari, tradisi panja masih mempunyai relevansi. Masyarakat Indonesia masih mempertahankan adat istiadat ini sebagai cara untuk mengenang dan menghargai warisan leluhur. Selain itu, panja juga digunakan sebagai simbol kekuatan dan keberanian. Dalam budaya modern, tradisi ini juga dapat diaplikasikan dalam bentuk seni dan hiburan, seperti dalam penampilan teater atau tarian. Dengan demikian, kata "panja" tidak hanya memiliki makna yang unik, tetapi juga memiliki relevansi yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.