Arti Kata "utak-atik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "utak-atik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

utak-atik

utak-atik v melakukan pekerjaan perbaikan dng mencoba-coba;
meng·u·tak-a·tik v melakukan utak-atik; mencoba-coba

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "utak-atik"

📝 Contoh Penggunaan kata "utak-atik" dalam Kalimat

1.Teknisi melakukan utak-atik pada mesin untuk memperbaiki kerusakan yang muncul.
2.Sebelum membeli, saya mencoba utak-atik harga barang tersebut untuk mendapatkan diskon.
3.Ketika menghadapi masalah, dia terus utak-atik solusi sampai menemukan jawaban yang tepat.
4.Para seniman utak-atik konsep kreatif mereka untuk menciptakan karya seni yang unik.
5.Dalam proses belajar, anak-anak diberikan kesempatan untuk utak-atik dan menemukan sendiri jawaban masalahnya.

📚 Artikel terkait kata "utak-atik"

Mengenal Kata 'utak-atik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "utak-atik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "utak-atik" memiliki makna yang sangat luas dan beragam dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses melakukan pekerjaan perbaikan dengan mencoba-coba, atau melakukan utak-atik untuk mencari solusi yang tepat. Konsep ini memiliki sejarah yang panjang dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia. Pada zaman dahulu, utak-atik digunakan untuk menggambarkan proses mencoba-coba dalam melakukan pekerjaan perbaikan. Orang-orang akan mencoba berbagai cara untuk menyelesaikan masalah, tanpa takut untuk gagal. Konsep ini masih relevan hingga saat ini, karena dalam kehidupan sehari-hari kita sering dihadapkan dengan masalah yang kompleks. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "utak-atik" dalam kalimat yang alami: * Ibu saya selalu melakukan utak-atik untuk mencari solusi masalah yang ada di rumah. * Saya harus melakukan utak-atik untuk menyelesaikan proyek skripsi saya. * Bapak saya suka melakukan utak-atik untuk memperbaiki mesin motor. Konsep utak-atik juga relevan dalam kehidupan sehari-hari kita. Dalam dunia bisnis, utak-atik digunakan untuk mencari solusi yang inovatif dan efektif. Dalam dunia pendidikan, utak-atik digunakan untuk menyelesaikan masalah akademis yang kompleks. Bahkan, dalam kehidupan sehari-hari, utak-atik digunakan untuk menyelesaikan masalah kecil, seperti mencoba-coba untuk menemukan cara membuat makanan yang lezat. Dalam budaya Indonesia, konsep utak-atik telah menjadi bagian dari tradisi dan kebiasaan. Orang-orang Indonesia dikenal dengan kemampuan mereka untuk melakukan utak-atik dan mencari solusi yang inovatif. Dengan demikian, kata "utak-atik" menjadi sangat penting dalam budaya Indonesia, karena menggambarkan sikap dan kemampuan orang-orang Indonesia untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang kreatif dan efektif.