Arti Kata "vampir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "vampir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

vampir

vam·pir n 1 kelelawar raksasa yg mengisap darah; 2 makhluk halus yg menurut kepercayaan (orang Barat) bangkit kembali dr kubur, kemudian keluar pd malam hari dan mengisap darah manusia yg sedang tidur; 3 ki pemeras

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "vampir"

📝 Contoh Penggunaan kata "vampir" dalam Kalimat

1.Pada malam hari, vampir keluar dari gua untuk mencari mangsa.
2.Sebagai makhluk halus, vampir dipercaya mampu melawan kehidupan yang normal.
3.Dia dituduh sebagai vampir karena selalu meminta pinjaman uang dari teman-temannya.
4.Dalam film horor, vampir adalah karakter utama yang memainkan peran antagonis.
5.Di sekolah, kita belajar tentang mitologi vampir sebagai bagian dari sejarah budaya.

📚 Artikel terkait kata "vampir"

Mengenal Kata 'vampir' - Inspirasi dan Motivasi

Vampir: Makhluk Misterius di Malaikat Malam

Konsep Vampir dalam Sejarah dan Budaya

Dalam bahasa Indonesia, kata vampir memiliki dua arti yang berbeda, yaitu kelelawar raksasa yang mengisap darah dan makhluk halus yang menurut kepercayaan bangkit kembali dari kubur dan mengisap darah manusia. Konsep vampir telah ada sejak zaman kuno, dan telah menjadi bagian dari mitos dan legenda di berbagai budaya. Dalam sejarah, vampir dianggap sebagai makhluk yang mematikan, yang mengisap darah manusia untuk memperoleh kekuatan. Konsep ini telah berkembang di berbagai budaya, termasuk di Eropa, Amerika, dan Afrika.

Penggunaan Vampir dalam Bahasa Sehari-hari

Vampir telah menjadi bagian dari bahasa sehari-hari, digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Dia adalah vampir keuangan, selalu mencari kesempatan untuk memeras uang dari orang lain." Dalam konteks ini, vampir digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memanfaatkan orang lain untuk memperoleh keuntungan. Vampir juga digunakan dalam konteks film dan fiksi, seperti "Film vampir terbaru sangat menakjubkan."

Relevansi Vampir dalam Budaya Indonesia

Vampir juga telah menjadi bagian dari budaya Indonesia modern. Dalam film dan televisi, vampir telah digunakan sebagai tema untuk menggambarkan kehidupan masyarakat. Misalnya, film "Vampir vs. Pemburu Vampir" adalah contoh film Indonesia yang menggunakan konsep vampir sebagai tema. Vampir juga telah digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari, seperti "Dia adalah vampir yang selalu mencari kesempatan untuk memeras uang dari orang lain." Dalam konteks ini, vampir digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memanfaatkan orang lain untuk memperoleh keuntungan.

Konklusi

Vampir adalah konsep yang kompleks dan beragam, yang telah berkembang di berbagai budaya. Dalam bahasa Indonesia, vampir memiliki dua arti yang berbeda, yaitu kelelawar raksasa yang mengisap darah dan makhluk halus yang menurut kepercayaan bangkit kembali dari kubur dan mengisap darah manusia. Vampir telah menjadi bagian dari bahasa sehari-hari, digunakan dalam berbagai konteks, dan telah relevansi dalam budaya Indonesia modern.