Arti Kata "verbalistis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "verbalistis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

verbalistis

ver·ba·lis·tis /vérbalistis/ a Dik bersifat verbalisme; bersifat hafalan: kata-kata itu dipakai secara -- saja tanpa diketahui maknanya yg jelas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "verbalistis"

📝 Contoh Penggunaan kata "verbalistis" dalam Kalimat

1.Ia sering mengucapkan kata-kata verbalistik tanpa memahami maknanya yang sebenarnya.
2.Dalam perdebatan politik, beberapa narasumber menggunakan bahasa verbalistik yang membuat pendengar bingung.
3.Bahasa verbalistik yang digunakan oleh beberapa tokoh politik telah menimbulkan kontroversi di masyarakat.
4.Penggunaan bahasa verbalistik dalam percakapan sehari-hari dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman.
5.Dalam novel fiksi, penulis menggunakan bahasa verbalistik untuk menggambarkan karakter yang tidak berpikir secara jernih.

📚 Artikel terkait kata "verbalistis"

Mengenal Kata 'verbalistis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "verbalistis" - Arti, Contoh, dan Relevansi

Kata "verbalistis" muncul dalam kamus bahasa Indonesia sebagai kata yang berarti "dik bersifat verbalisme; bersifat hafalan: kata-kata itu dipakai secara -- saja tanpa diketahui maknanya yg jelas". Kata ini memiliki makna yang unik dan terkait dengan cara berbicara atau berkomunikasi seseorang.

Sejarah dan Konteks Kata Verbalistis

Kata "verbalistis" berasal dari kata "verbalisme" yang berarti kebiasaan menggunakan kata-kata tanpa memahami maknanya. Dalam sejarah, kata ini muncul sebagai kritik terhadap cara berkomunikasi yang tidak efektif atau tidak jelas. Dalam konteks sosial, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang lebih suka menggunakan kata-kata besar tanpa memikirkan maknanya.

Contoh Penggunaan Kata Verbalistis

Berikut beberapa contoh penggunaan kata verbalistis dalam kalimat yang alami: - Saya tidak suka dia karena dia selalu menggunakan kata-kata besar tanpa memikirkan maknanya, dia hanya verbalistis. - Dalam percakapan itu, dia hanya menggunakan kata-kata verbalistis tanpa memberikan penjelasan yang jelas. - Saya tidak dapat memahami apa yang dia katakan karena dia menggunakan kata-kata verbalistis yang tidak jelas.

Relevansi Kata Verbalistis dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "verbalistis" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari karena dapat digunakan untuk menggambarkan cara berkomunikasi yang tidak efektif. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini dapat digunakan untuk mengkritik cara berbicara atau berkomunikasi yang tidak jelas atau tidak efektif. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata verbalistis agar dapat digunakan dengan tepat dalam berbagai situasi.