Arti Kata "wahah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "wahah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

wahah

wa·hah n daerah yg agak subur di padang pasir (ada air dan ada tumbuh-tumbuhan); oasis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "wahah"

📝 Contoh Penggunaan kata "wahah" dalam Kalimat

1.Kota Madinah di Arab Saudi menawarkan oasis yang sejuk dan damai bagi para peziarah.
2.Pengelolaan sumber daya air di oasis tersebut sangat penting untuk kehidupan masyarakat sekitar.
3.Oasis di padang pasir adalah tempat yang ideal untuk menanam tanaman dan berkebun.
4.Kami berencana untuk mengunjungi oasis di gurun Sahara pada akhir tahun ini.
5.Pada masa lalu, oasis di Mesir merupakan tempat berlindung bagi para pelarian perang.

📚 Artikel terkait kata "wahah"

Mengenal Kata 'wahah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Wahah" - Inspirasi dan Motivasi di Padang Pasir

Padang pasir, sebuah ikon yang terkait dengan kehidupan yang keras dan berdebu. Namun, di tengah-tengah kesuburan pasir, ada tempat yang disebut wahah, sebuah daerah yang agak subur dan menarik perhatian. Wahah ini adalah oasis di padang pasir, tempat air dan tumbuh-tumbuhan hidup berkat kelembaban alami. Wahah dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang unik sebagai daerah yang agak subur di padang pasir. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini mungkin terdengar asing, tetapi dalam kehidupan sehari-hari, wahah menjadi inspirasi dan motivasi bagi mereka yang mengalami kesulitan hidup. Bagi mereka yang hidup di daerah padang pasir, wahah menjadi simbol harapan, tempat yang menjanjikan kehidupan yang lebih baik. Contoh penggunaan kata wahah dalam kalimat alami adalah seperti ini: "Kita berharap dapat menemukan wahah baru di padang pasir, tempat air dan tumbuh-tumbuhan bisa hidup dengan leluasa." Dalam kalimat ini, kata wahah digunakan sebagai metafora untuk tempat yang menjanjikan kehidupan yang lebih baik. Bahkan, kata ini bisa digunakan dalam kalimat seperti: "Kita harus mencari wahah dalam diri sendiri, tempat kita bisa menemukan kekuatan dan motivasi." Dalam konteks ini, kata wahah menjadi inspirasi dan motivasi bagi mereka yang merasa kesulitan hidup. Dalam kehidupan sehari-hari, kata wahah juga relevan dalam kehidupan masyarakat Indonesia modern. Dalam era globalisasi, kita sering menghadapi kesulitan hidup yang berbeda-beda. Namun, dengan mencari wahah dalam diri sendiri, kita bisa menemukan kekuatan dan motivasi untuk menghadapi kesulitan tersebut. Dengan demikian, kata wahah menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk meningkatkan diri dan mencari kehidupan yang lebih baik.