Arti Kata "waledan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "waledan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

waledan

wa·led·an Jw n gaji (tambahan gaji, kenaikan gaji, dsb) yg diterima sekaligus setelah beberapa bulan tidak (belum) terbayar: saya belum menerima -- sejak bulan Januari yg lalu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "waledan"

📝 Contoh Penggunaan kata "waledan" dalam Kalimat

1.Setelah bulan Januari, saya belum menerima waledan dari perusahaan tempatnya bekerja.
2.Pengajar di universitas tersebut meminta waledan kepada pihak universitas karena penekanan kinerja yang tinggi.
3.Dia baru saja menerima waledan tahunan dan akan menggunakannya untuk membeli mobil baru.
4.Tahun lalu, waledan yang besar membuatnya dapat membeli rumah impian.
5.Pengusaha sukses itu memiliki kebiasaan memberikan waledan kepada karyawannya setiap akhir tahun.

📚 Artikel terkait kata "waledan"

Mengenal Kata 'waledan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "waledan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "waledan" merupakan istilah resmi dalam bahasa Indonesia yang memiliki makna spesifik dalam konteks gaji. Secara harfiah, "waledan" berarti tambahan gaji atau kenaikan gaji yang diterima sekaligus setelah beberapa bulan tidak terbayar. Konsep ini telah berkembang sejak lama dan menjadi bagian penting dalam dunia kerja di Indonesia. Dalam prakteknya, "waledan" sering digunakan untuk menggambarkan insentif tambahan yang diberikan kepada karyawan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi kerja yang baik.

Contoh Penggunaan Kata "waledan" dalam Kalimat

Saya telah menerima waledan sebesar Rp 500.000 sejak bulan Maret lalu, setelah beberapa bulan tidak terbayar. Saya sangat senang dengan keputusan manajemen untuk memberikan waledan ini, karena itu menunjukkan bahwa saya telah bekerja keras dan mencapai target yang ditetapkan. Dalam beberapa minggu terakhir, saya telah menerima waledan yang lebih besar lagi, yaitu sebesar Rp 750.000, karena saya telah berhasil meningkatkan penjualan secara signifikan.

Relevansi Kata "waledan" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "waledan" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kerja. Dalam dunia kerja, waledan sering digunakan sebagai alat motivasi untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja karyawan. Dengan memberikan waledan, perusahaan dapat menunjukkan bahwa mereka peduli dengan kebutuhan dan prestasi karyawan, sehingga meningkatkan kepuasan dan loyalitas karyawan. Dalam konteks ini, kata "waledan" tidak hanya merupakan istilah resmi, tetapi juga simbol apresiasi yang berarti.