Arti Kata "warwar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "warwar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

warwar

war·war ? uar-uar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "warwar"

📝 Contoh Penggunaan kata "warwar" dalam Kalimat

1.warwar di lapangan sepak bola terdengar sangat keras.
2.Dalam keseharian, warwar hewan dapat menyebabkan penyebaran penyakit.
3.Di hutan tropis, warwar kupu-kupu sangat menarik perhatian peneliti.
4.Para pelajar tidak perlu takut dengan warwar yang keluar saat bernapas.
5.Prajurit perlu melatih kekuatan paru-paru untuk mengatasi warwar saat berlari.

📚 Artikel terkait kata "warwar"

Mengenal Kata 'warwar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "warwar" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "warwar" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, tetapi masih banyak orang yang tidak tahu arti sebenarnya dari kata ini. Dalam bahasa Indonesia, warwar merupakan suara yang ditimbulkan oleh hewan seperti sapi atau kuda ketika mereka bernapas dengan cepat. Namun, dalam konteks budaya Indonesia, warwar juga memiliki makna yang lebih luas, seperti suara yang tidak nyaman atau tidak enak didengar. Dalam sejarah, warwar sering digunakan untuk menggambarkan suara yang tidak enak didengar, seperti suara kereta api yang lewat di dekat rumah atau suara mesin yang berbunyi keras. Namun, dalam era modern ini, warwar lebih sering digunakan untuk menggambarkan suara yang tidak nyaman dalam konteks sosial, seperti suara yang tidak sopan atau tidak hormat. Warwar sering digunakan dalam kalimat yang tidak hanya berasal dari konteks sosial, tetapi juga dapat digunakan dalam konteks lainnya. Misalnya, "Suara warwar dari motor membuatku tidak nyaman." atau "Saya tidak suka mendengar suara warwar dari tetangga kami yang suka bermain musik terlalu keras." Dalam contoh-contoh di atas, kata warwar digunakan untuk menggambarkan suara yang tidak nyaman atau tidak enak didengar. Dalam kehidupan sehari-hari, warwar memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam konteks sosial, kita dapat menggunakan kata warwar untuk menggambarkan suara yang tidak sopan atau tidak hormat. Dalam konteks budaya, warwar dapat digunakan untuk menggambarkan suara yang tidak enak didengar atau tidak nyaman. Dengan demikian, kata warwar memiliki makna yang lebih luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks.