Arti Kata "watak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "watak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

watak

wa·tak n sifat batin manusia yg mempengaruhi segenap pikiran dan tingkah laku; budi pekerti; tabiat: dasar -- pencuri, meskipun telah beberapa kali masuk penjara, ia tetap mencuri lagi;
ber·wa·tak v mempunyai watak; berkepribadian; bertingkah laku;
me·wa·taki v memberi watak: kalau situasi multiperspektif itu makin ~ konflik Teluk Persia, kejadian bisa lain sama sekali;
per·wa·tak·an n hal-hal yg berhubungan dng watak: seorang aktor harus memahami ~ dramanya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "watak"

📝 Contoh Penggunaan kata "watak" dalam Kalimat

1.Sifat budi pekerti seseorang yang sangat baik dapat mempengaruhi lingkungan sekitarnya untuk menjadi lebih baik.
2.Seorang anak yang memiliki watak baik selalu dapat menjadi contoh bagi teman-temannya.
3.Dalam menulis novel, penulis harus memahami watak karakter yang akan digambarkannya agar lebih nyata.
4.Pendidikan karakter sangat penting dalam membentuk watak anak agar menjadi manusia yang lebih baik.
5.Dalam sebuah drama, peran seseorang sangat dipengaruhi oleh watak karakter yang dimainkannya.

📚 Artikel terkait kata "watak"

Mengenal Kata 'watak' - Inspirasi dan Motivasi

Watak: Membentuk Pikiran dan Tingkah Laku Manusia

Watak merupakan konsep yang telah ada sejak lama dalam bahasa Indonesia. Secara umum, watak merujuk pada sifat batin manusia yang mempengaruhi segenap pikiran dan tingkah laku. Dalam konteks sejarah, watak sering digunakan untuk menggambarkan budi pekerti atau tabiat seseorang. Konsep ini juga terkait dengan dasar atau ciri khas yang menentukan perilaku seseorang. Penggunaan kata watak dapat dilihat dalam berbagai kalimat alami. Contohnya, "Pencuri, meskipun telah beberapa kali masuk penjara, ia tetap mencuri lagi karena wataknya yang tidak dapat berubah." Dalam contoh ini, watak digunakan untuk menggambarkan sifat batin yang tidak dapat diubah. Contoh lain adalah, "Seorang aktor harus memahami **watak** dramanya untuk dapat berperan dengan baik." Dalam kalimat ini, watak digunakan untuk menggambarkan ciri khas atau sifat batin yang harus dipahami oleh aktor. Dalam kehidupan sehari-hari, watak sangat relevan dalam membentuk interaksi kita dengan orang lain. Misalnya, dalam situasi multiperspektif, **watak** seseorang dapat mempengaruhi keputusan yang diambil. Dalam kata-kata para ahli, situasi multiperspektif itu makin **memiliki watak** konflik, sehingga kejadian bisa berbeda-beda. Dalam budaya Indonesia modern, watak sering digunakan untuk menggambarkan kepribadian seseorang, seperti dalam kalimat "Seorang **berwatak** kepemimpinan yang kuat dapat memimpin timnya ke arah kesuksesan." Dengan demikian, watak tetap menjadi konsep yang relevan dalam kehidupan sehari-hari kita.