Arti Kata "watermark" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "watermark" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

watermark

wa·ter·mark Ing n tanda dl kertas (msl pd manuskrip, uang kertas) yg hanya tampak samar-samar jika kena sinar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "watermark"

📝 Contoh Penggunaan kata "watermark" dalam Kalimat

1.Kalimat-kalimat berikut menggunakan kata "watermark" dalam bahasa Indonesia:
2.Warga setempat menemukan tanda watermark pada uang kertas lama yang tertinggal di sungai.
3.Pembuat kartu pernikahan profesional biasanya menggunakan tinta yang memiliki watermark untuk memberikan efek elegan.
4.Dalam proses produksi kertas, perusahaan yang peduli lingkungan menggunakan teknologi untuk menghilangkan watermark pada kertas.
5.Dosen menunjukkan contoh watermark pada kertas manuskrip kuno kepada mahasiswa sejarah untuk memperjelas penelitian mereka.

📚 Artikel terkait kata "watermark"

Mengenal Kata 'watermark' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "watermark" - Tanda Rahasia pada Kertas

Kata "watermark" memiliki makna yang khusus dalam bahasa Indonesia, yaitu 'tanda dl kertas (msl pd manuskrip, uang kertas) yg hanya tampak samar-samar jika kena sinar'. Asal-usul kata ini sebenarnya memiliki kaitan dengan proses pembuatan kertas pada zaman dahulu. Pada masa tersebut, kertas dibuat dengan cara menambahkan unsur tambahan pada bahan dasar, sehingga tanda tersebut hanya terlihat jelas ketika ditempatkan di bawah sinar. Dalam konteks sejarah, tanda watermark digunakan oleh ahli sejarah untuk menentukan keaslian dan umur kertas. Pada masa lalu, kertas yang berkualitas tinggi memiliki tanda watermark yang unik, sehingga dapat diketahui asal-usulnya. Selain itu, tanda ini juga digunakan untuk mengidentifikasi kertas palsu atau yang telah dicetak ulang. Tanda watermark juga sering digunakan dalam konteks modern, seperti dalam industri percetakan dan fotografi. Pada era digital, watermark digunakan sebagai tanda hak cipta atau identifikasi pada file gambar atau video. Dengan demikian, watermark tetap relevan dan berguna dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan kata "watermark" dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut ini. Contohnya, "Pada manuskrip tua, terdapat watermark yang menunjukkan asal-usulnya." Atau "Uang kertas dengan watermark unik dapat diketahui keasliannya." Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kata "watermark" memiliki makna yang khusus dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.