Arti Kata "wol apkir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "wol apkir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

wol apkir

bulu wol yang cacat karena terdapat noda-noda dengan warna yang tidak disenangi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "wol apkir"

📝 Contoh Penggunaan kata "wol apkir" dalam Kalimat

1.Pengrajin wol menjual wol apkir karena tidak laku di pasaran.
2.Pengusaha tekstil membeli wol apkir untuk membuat kain motif.
3.Perancang interior menggunakan wol apkir untuk membuat dekorasi kamar.
4.Pendidik memberikan tugas mengenai wol apkir sebagai contoh tekstil tidak prima.
5.Pengusaha wol menemukan cara mengolah wol apkir menjadi produk unik.

📚 Artikel terkait kata "wol apkir"

Mengenal Kata 'wol apkir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Wol Apkir" - Inspirasi dan Motivasi

Di dalam dunia tekstil, terdapat istilah "wol apkir" yang memiliki makna khusus. Secara resmi, wol apkir adalah bulu wol yang cacat karena terdapat noda-noda dengan warna yang tidak disenangi. Istilah ini muncul dari tradisi tekstil di Eropa, khususnya di Inggris, di mana wol merupakan salah satu bahan yang populer digunakan untuk membuat pakaian.

Wol apkir seringkali dianggap sebagai bahan yang tidak berkualitas, tetapi pada kenyataannya, banyak desainer dan pengrajin tekstil yang melihat potensi dalam menggunakan wol apkir sebagai bahan baku. Mereka menganggap bahwa kecacatan pada bulu wol dapat menjadi keunikan tersendiri, sehingga mereka dapat menciptakan desain yang unik dan menarik. Dengan demikian, wol apkir dapat diolah menjadi produk yang bernilai tinggi dan diminati oleh masyarakat.

Contoh penggunaan kata wol apkir dapat dilihat dalam kalimat berikut: "Pengrajin tekstil menggunakan wol apkir untuk membuat tas yang unik dan menarik." Dalam kalimat ini, wol apkir digunakan sebagai bahan baku untuk menciptakan produk yang memiliki keunikan tersendiri. Selain itu, kata wol apkir juga dapat digunakan dalam konteks lain, seperti "Bulan ini, toko tekstil menjual produk-produk yang dibuat dari wol apkir dengan harga yang lebih murah." Dalam kalimat ini, penggunaan kata wol apkir menunjukkan bahwa produk-produk tersebut dibuat dari bahan yang tidak berkualitas, tetapi dengan harga yang lebih murah.

Dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan kata wol apkir dapat membantu kita lebih mengerti akan pentingnya mengolah bahan-bahan yang tidak berkualitas menjadi produk yang bernilai tinggi. Dengan demikian, kita dapat mengurangi jumlah limbah dan membantu memecahkan masalah lingkungan. Selain itu, penggunaan kata wol apkir juga dapat membantu kita lebih mengerti akan pentingnya kreativitas dan inovasi dalam merancang produk-produk yang unik dan menarik.