Arti Kata "wulang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "wulang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

wulang

wu·lang, wu·lang·an n ajaran: di kelas I SD anak-anak sudah mendapat -- agama

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "wulang"

📝 Contoh Penggunaan kata "wulang" dalam Kalimat

1.Sejak kecil, anak-anak sudah mendapat pengajaran agama dalam kelas I SD sebagai wulang ajaran yang penting.
2.Dia mendengar wulang agama dari ayahnya secara terus-menerus sejak masih kecil.
3.Ibu guru menyampaikan wulang agama dengan penuh kasih sayang dan semangat.
4.Anak-anak di sekolah tidak boleh meninggalkan kelas sebelum mendengar wulang agama dari guru.
5.Saya belajar menghayati ajaran agama melalui wulang yang diberikan oleh guru di sekolah.

📚 Artikel terkait kata "wulang"

Mengenal Kata 'wulang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Wulang" - Agama Sejak Kelas I SD

Kata "wulang" seringkali tidak terdengar lagi dalam percakapan sehari-hari, tetapi pada zaman dahulu, istilah ini sangat populer. Dalam arti resmi, kata "wulang" memiliki arti sebagai ajaran agama yang diberikan kepada anak-anak sejak kelas I SD. Konsep ini telah menjadi bagian penting dalam pendidikan agama di Indonesia, dan masih dipraktikkan hingga saat ini. Pentingnya mengenal kata "wulang" terletak pada kesadaran akan pentingnya pendidikan agama sejak dini. Dengan demikian, anak-anak dapat memahami dan mempraktikkan nilai-nilai agama yang telah diajarkan. Dalam prakteknya, penerapan ajaran agama di sekolah dapat membantu anak-anak mengembangkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Contoh penggunaan kata "wulang" dalam kalimat yang alami dapat dilihat dalam beberapa situasi berikut. "Pada kelas I SD, anak-anak sudah mendapat wulang agama yang menjelaskan tentang pentingnya berdoa dan berpuasa." "Pengajar agama menyajikan ajaran wulang yang bermanfaat bagi anak-anak guna mengenal Tuhan." "Penerapan wulang agama di sekolah dapat membantu anak-anak mengembangkan karakter yang baik." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "wulang" masih relevan dalam beberapa aspek. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konsep ajaran agama yang telah diajarkan sejak dini. Dengan demikian, kita dapat mengembangkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta menjadi manusia yang berakhlak mulia.