Arti Kata "zakelek" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "zakelek" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

zakelek

za·ke·lek a cak lugas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "zakelek"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "zakelek" dalam Kalimat

1.Dalam konteks akademis, mahasiswa harus selalu mengikuti instruksi dosen agar dapat menyelesaikan tugas dengan baik dan efektif, dengan demikian mereka tidak akan menimbulkan zakelek dalam proses belajar mengajar.
2.Dalam situasi sehari-hari, kesalahan kecil pun dapat dijadikan pelajaran bagi setiap individu, sehingga mereka tidak akan melakukan zakelek yang dapat mengundang kesalahan serupa.
3.Dalam konteks sastra, zakelek seringkali digunakan sebagai metafora untuk menggambarkan kelemahan manusia dalam menghadapi tantangan hidup.
4.Dalam pendidikan formal, guru harus selalu berperan sebagai contoh yang baik bagi siswa, sehingga mereka tidak akan menimbulkan zakelek dalam proses belajar mengajar.
5.Dalam hubungan sosial, komunikasi yang efektif sangat penting untuk menghindari zakelek yang dapat menyebabkan kesalahpahaman dan konflik.

πŸ“š Artikel terkait kata "zakelek"

Mengenal Kata 'zakelek' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Zakelek" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "zakelek" mungkin tidak asing lagi bagi kita, terutama jika kita sering mendengar istilah ini dalam konteks budaya atau kehidupan sehari-hari. Zakelek biasanya digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki perilaku atau sifat yang tidak pantas atau tidak etis. Dalam arti resmi, zakelek dapat diartikan sebagai "zaΒ·keΒ·lek a cak lugas", yang menunjukkan seseorang yang memiliki perilaku yang tidak terpuji atau tidak sesuai dengan nilai-nilai sosial. Dalam sejarah, kata zakelek telah ada sejak zaman kolonial Belanda di Indonesia. Pada masa itu, kata ini digunakan untuk menggambarkan orang-orang yang tidak tertib atau tidak patuh pada aturan. Namun, seiring waktu, makna kata zakelek telah berkembang dan digunakan dalam berbagai konteks. Sekarang, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki perilaku yang tidak pantas atau tidak etis, seperti korupsi, nepotisme, atau perilaku lain yang tidak terpuji. Berikut beberapa contoh penggunaan kata zakelek dalam kalimat yang alami: "Dia adalah seorang zakelek yang sering melanggar aturan dan tidak peduli dengan konsekuensinya", "Korupsi adalah contoh dari perilaku zakelek yang tidak pernah akan terjadi di negara lain", atau "Dia adalah seorang zakelek yang selalu mencari keuntungan pribadi daripada kepentingan masyarakat". Dalam kehidupan sehari-hari, kata zakelek memiliki relevansi yang signifikan. Dalam budaya Indonesia modern, kita sering mendengar istilah ini digunakan dalam konteks korupsi, nepotisme, atau perilaku lain yang tidak terpuji. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna kata zakelek dan menghindari perilaku yang tidak pantas atau tidak etis. Dengan demikian, kita dapat menjadi orang-orang yang lebih baik dan lebih bertanggung jawab.