Arti Kata "radiokarbon" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "radiokarbon" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

radiokarbon

ra·di·o·kar·bon n Kim karbon-14; isotop radioaktif unsur karbon

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "radiokarbon"

📝 Contoh Penggunaan kata "radiokarbon" dalam Kalimat

1.Dalam penelitian arkeologi, kami menggunakan metode radiokarbon untuk menentukan usia bangunan prasejarah tersebut.
2.Ilmu radiokarbon sangat berguna dalam memahami sejarah lingkungan dan iklim di masa lalu.
3.Dalam penelitian ilmiah, kami menemukan bahwa radiokarbon memiliki peran penting dalam membantu memahami proses pengendapan batuan.
4.Para ilmuwan menggunakan metode radiokarbon untuk menentukan usia fosil yang ditemukan di lokasi penelitian.
5.Dalam bidang geologi, radiokarbon digunakan untuk menentukan umur batuan yang terbentuk dari proses geokimia.

📚 Artikel terkait kata "radiokarbon"

Mengenal Kata 'radiokarbon' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Radiokarbon" - Pintar Membaca Masa Lalu

Kata "radiokarbon" mungkin tidak umum diketahui oleh banyak orang, tetapi sebenarnya memiliki makna yang sangat penting dalam ilmu pengetahuan. Secara umum, radiokarbon merujuk pada isotop radioaktif unsur karbon yang digunakan dalam metode penanggalan arkeologi. Sejarahnya, metode penanggalan dengan radiokarbon mulai dikembangkan pada tahun 1940-an oleh ahli fisika Amerika, Willard Libby. Ia berhasil menemukan bahwa radiokarbon dapat digunakan untuk menentukan usia benda-benda kuno, seperti fosil, kayu, dan keramik. Dengan demikian, ilmuwan dapat menghitung umur benda-benda kuno dan mengetahui sejarah masa lalu dengan lebih akurat. Radiokarbon juga digunakan dalam berbagai kalimat, seperti: "Penelitian menggunakan radiokarbon untuk menentukan usia bangunan kuno tersebut." "Ilmuwan menggunakan metode penanggalan radiokarbon untuk menemukan usia fosil dinosaurus." "Ahli arkeologi menggunakan radiokarbon untuk menghitung usia keramik kuno." Dalam kehidupan sehari-hari, radiokarbon juga memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, radiokarbon digunakan dalam industri makanan untuk mengetahui umur bahan makanan, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan keamanan makanan. Selain itu, radiokarbon juga digunakan dalam ilmu lingkungan untuk mengetahui perubahan suhu dan kualitas udara dalam jangka panjang. Dalam budaya Indonesia modern, radiokarbon juga memiliki pengaruh yang signifikan dalam bidang arkeologi dan sejarah. Penelitian menggunakan radiokarbon telah membantu meningkatkan pemahaman akan sejarah dan budaya Indonesia. Dengan demikian, kita dapat lebih menghargai dan menghormati masa lalu, serta meningkatkan kebijakan dan keputusan dalam mengembangkan kebudayaan dan sumber daya alam.