Arti Kata "zirkonium" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "zirkonium" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

zirkonium

zir·ko·ni·um n Kim logam tanah langka, berwarna putih perak kristalin atau kelabu amorf, tahan thd korosi; unsur dng nomor atom 40, lambang Zr, dan bobot atom 91,22

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "zirkonium"

📝 Contoh Penggunaan kata "zirkonium" dalam Kalimat

1.zirkonium digunakan sebagai komponen dalam industri pesawat komersial untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan.
2.Pada suhu tinggi, zirkonium mampu menahan korosi dengan baik, sehingga digunakan dalam pembuatan peralatan pabrik kimia.
3.Ilmuwan telah meneliti sifat zirkonium untuk meningkatkan efisiensi dalam produksi energi nuklir.
4.Dalam bidang kedokteran, zirkonium digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat implant logam.
5.zirkonium merupakan salah satu logam tanah langka yang memiliki potensi besar dalam pengembangan teknologi masa depan.

📚 Artikel terkait kata "zirkonium"

Mengenal Kata 'zirkonium' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Zirkonium" - Kunci Baterai Buku Tanda Waktu

Kata zirkonium mungkin tidak terdengar familiar bagi sebagian orang, tetapi dalam konteks industri dan ilmu pengetahuan, kata ini memiliki peran penting. Sebagai logam tanah langka, zirkonium memiliki sifat unik yaitu tahan terhadap korosi dan memiliki warna putih perak kristalin atau kelabu amorf. Dalam tabel periodik, zirkonium memiliki nomor atom 40 dan lambang Zr, serta bobot atom 91,22. Zirkonium pertama kali ditemukan pada tahun 1789 oleh seorang ilmuwan Swedia bernama Martin Heinrich Klaproth, yang kemudian diberi nama dari zirkon, sebuah mineral yang mengandung unsur ini. Namun, penggunaan zirkonium pada skala besar tidak dimulai sampai tahun 1930-an, ketika teknologi pengolahan logam mulai berkembang pesat. Penggunaan zirkonium dalam kehidupan sehari-hari terutama dapat dilihat dalam baterai buku tanda waktu, yang menggunakan zirkonium sebagai katoda untuk menghasilkan listrik. Selain itu, zirkonium juga digunakan dalam berbagai aplikasi industri, seperti pembuatan mesin, pesawat, dan peralatan medis. Dalam budaya Indonesia modern, zirkonium mungkin tidak begitu terlihat, tetapi dalam konteks ilmu pengetahuan dan teknologi, zirkonium memiliki peran yang sangat penting. Dalam kalimat alami, zirkonium dapat digunakan dalam contoh seperti: "Baterai buku tanda waktu diisi dengan zirkonium untuk menghasilkan listrik." atau "Pabrik zirkonium memiliki teknologi pengolahan yang canggih untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi."

Kata yang Mirip

zirkonium oksida