Arti Kata "abah-abah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "abah-abah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

abah-abah

abah-abah n 1 alat; perkakas; 2 tali-temali;
-- kuda pakaian kuda (tali kekang, pelana, dsb); -- perahu tali-temali perahu; -- tenun perkakas tenun

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "abah-abah"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "abah-abah" dalam Kalimat

1.Di rumah, saya melihat ibu menggunakan abah-abah untuk membantu menjahit pakaian.
2.Saya tidak perlu menggunakan abah-abah untuk menenun karena saya masih belajar.
3.Kuda pakaian yang digunakan oleh atlet ekuador merupakan contoh abah-abah yang sangat kuat.
4.Pada masa lalu, para nelayan menggunakan abah-abah sebagai alat bantu saat berlayar.
5.Bapak memperlihatkan abah-abah yang digunakan oleh neneknya saat menenun katun.

πŸ“š Artikel terkait kata "abah-abah"

Mengenal Kata 'abah-abah' - Inspirasi dan Motivasi

Abah-Abah: Alat Tradisional dalam Perkakasan

Abah-abah adalah kata yang memiliki makna yang luas dalam konteks bahasa Indonesia. Secara umum, abah-abah dapat diartikan sebagai alat atau perkakas yang digunakan dalam berbagai kegiatan. Dalam sejarah, abah-abah juga memiliki peran penting sebagai tali-temali pada kuda, perahu, dan bahkan perkakas tenun. Fungsi abah-abah sebagai alat tradisional masih banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Abah-abah dapat ditemukan dalam berbagai konteks dalam bahasa Indonesia. Misalnya, dalam kalimat "Dia menggunakan abah-abah untuk mengikat kuda", kata abah-abah digunakan sebagai tali-temali pada kuda. Dalam kalimat lain, "Dia mengikat abah-abah perahu untuk melindungi perahu dari ombak", kata abah-abah digunakan sebagai tali-temali pada perahu. Dalam kalimat "Dia menggunakan abah-abah tenun untuk menggantung benang", kata abah-abah digunakan sebagai perkakas tenun. Abah-abah memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kegiatan tradisional. Di daerah-daerah tertentu di Indonesia, abah-abah masih digunakan sebagai alat utama dalam kegiatan seperti berburu, perang, dan bahkan dalam kegiatan religi. Selain itu, abah-abah juga digunakan sebagai simbol kekuatan dan keberanian. Dalam budaya Indonesia modern, abah-abah masih digunakan sebagai alat dalam kegiatan olahraga seperti bersepeda dan berlari.