Arti Kata "absenteisme" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "absenteisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
absenteisme
ab·sen·te·is·me /abséntéisme/ n 1 ketidakhadiran yg terus-menerus (dl perusahaan, sekolah, dsb); 2 Huk pemilikan atau perwalian tanah oleh orang-orang yg tidak hidup di tanah tsb dan tidak mengolah tanah itu sendiri, tetapi mengambil hasilnya melalui penggarapnya
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "absenteisme"
📝 Contoh Penggunaan kata "absenteisme" dalam Kalimat
📚 Artikel terkait kata "absenteisme"
Pengertian dan Dampak Absenteisme di Tempat Kerja
Pengertian Absenteisme
Absenteisme merupakan kebiasaan atau tindakan karyawan yang sering tidak hadir atau absen dari tempat kerja tanpa alasan yang jelas. Tingkat absenteisme yang tinggi dapat menjadi masalah serius bagi sebuah perusahaan karena dapat berdampak negatif pada produktivitas dan kinerja keseluruhan.
Faktor Penyebab Absenteisme
Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan absenteisme, mulai dari masalah kesehatan, ketidakpuasan terhadap lingkungan kerja, hingga masalah pribadi. Pihak manajemen perlu melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengidentifikasi akar masalah dan mengambil tindakan preventif yang tepat.
Dampak Negatif Absenteisme
Absenteisme yang tinggi dapat merugikan perusahaan dalam berbagai aspek, seperti menurunnya produktivitas, meningkatnya biaya penggantian karyawan, dan berkurangnya kualitas layanan. Selain itu, absenteisme juga dapat mempengaruhi citra perusahaan di mata publik dan mengurangi kepercayaan stakeholder.
Strategi Mengatasi Absenteisme
Untuk mengurangi tingkat absenteisme, pihak manajemen perlu menerapkan strategi yang efektif, seperti meningkatkan kesejahteraan karyawan, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, dan memberikan insentif yang menarik. Selain itu, penting juga untuk memperhatikan faktor-faktor eksternal yang dapat memengaruhi kehadiran karyawan.
Kesimpulan
Absenteisme merupakan masalah yang perlu ditangani dengan serius oleh setiap perusahaan. Dengan memahami penyebab dan dampak negatif dari absenteisme, pihak manajemen dapat mengambil langkah-langkah preventif yang tepat untuk meningkatkan kehadiran karyawan dan memperbaiki kinerja organisasi secara keseluruhan.