Arti Kata "absenteisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "absenteisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

absenteisme

ab·sen·te·is·me /abséntéisme/ n 1 ketidakhadiran yg terus-menerus (dl perusahaan, sekolah, dsb); 2 Huk pemilikan atau perwalian tanah oleh orang-orang yg tidak hidup di tanah tsb dan tidak mengolah tanah itu sendiri, tetapi mengambil hasilnya melalui penggarapnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "absenteisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "absenteisme" dalam Kalimat

1.absenteisme di tempat kerja dapat merugikan produktivitas perusahaan.
2.absenteisme sering kali terjadi akibat ketidakpuasan karyawan terhadap lingkungan kerja.
3.Pihak manajemen perlu mengambil langkah preventif untuk mengurangi tingkat absenteisme.
4.absenteisme yang tinggi dapat berdampak negatif pada citra perusahaan di mata publik.
5.absenteisme merupakan masalah serius yang perlu segera ditangani dengan solusi yang tepat.

📚 Artikel terkait kata "absenteisme"

Pengertian dan Dampak Absenteisme di Tempat Kerja

Pengertian Absenteisme

Absenteisme merupakan kebiasaan atau tindakan karyawan yang sering tidak hadir atau absen dari tempat kerja tanpa alasan yang jelas. Tingkat absenteisme yang tinggi dapat menjadi masalah serius bagi sebuah perusahaan karena dapat berdampak negatif pada produktivitas dan kinerja keseluruhan.

Faktor Penyebab Absenteisme

Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan absenteisme, mulai dari masalah kesehatan, ketidakpuasan terhadap lingkungan kerja, hingga masalah pribadi. Pihak manajemen perlu melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengidentifikasi akar masalah dan mengambil tindakan preventif yang tepat.

Dampak Negatif Absenteisme

Absenteisme yang tinggi dapat merugikan perusahaan dalam berbagai aspek, seperti menurunnya produktivitas, meningkatnya biaya penggantian karyawan, dan berkurangnya kualitas layanan. Selain itu, absenteisme juga dapat mempengaruhi citra perusahaan di mata publik dan mengurangi kepercayaan stakeholder.

Strategi Mengatasi Absenteisme

Untuk mengurangi tingkat absenteisme, pihak manajemen perlu menerapkan strategi yang efektif, seperti meningkatkan kesejahteraan karyawan, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, dan memberikan insentif yang menarik. Selain itu, penting juga untuk memperhatikan faktor-faktor eksternal yang dapat memengaruhi kehadiran karyawan.

Kesimpulan

Absenteisme merupakan masalah yang perlu ditangani dengan serius oleh setiap perusahaan. Dengan memahami penyebab dan dampak negatif dari absenteisme, pihak manajemen dapat mengambil langkah-langkah preventif yang tepat untuk meningkatkan kehadiran karyawan dan memperbaiki kinerja organisasi secara keseluruhan.