Arti Kata "agamet" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "agamet" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

agamet

aga·met /agamét/ n sel tunggal yg mampu berkembang biak tanpa perkawinan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "agamet"

📝 Contoh Penggunaan kata "agamet" dalam Kalimat

1.Para ahli agama sering merujuk pada agamet sebagai penjaga ritual suci.
2.Dalam kehidupan sehari-hari, agamet dapat menjadi pemandu spiritual bagi individu yang membutuhkan arahan.
3.Penduduk desa mengadakan upacara adat dengan mempersembahkan agamet sebagai tanda penghormatan kepada leluhur.
4.Di lingkungan akademis, penelitian tentang agamet menjadi topik yang menarik untuk dipelajari.
5.Masyarakat adat sering mengikuti petunjuk agamet dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

📚 Artikel terkait kata "agamet"

Arti Kata agamet Menurut KBBI - Kamus Besar Bahasa Indonesia

Definisi Agamet

Agamet merupakan istilah yang sering digunakan dalam konteks keagamaan dan budaya untuk menyebutkan sesuatu yang dianggap suci atau sakral. Istilah ini dapat merujuk pada objek, tempat, atau aktivitas tertentu yang memiliki nilai spiritual dalam suatu komunitas. Agamet biasanya digunakan dalam konteks ritual, upacara adat, dan praktik keagamaan sebagai sarana untuk mencapai kedekatan dengan yang Maha Kuasa.

Dalam berbagai tradisi keagamaan, agamet memiliki peran yang sangat penting. Agamet sering dianggap sebagai perantara antara manusia dengan dunia spiritual atau antara manusia dengan leluhur. Hal ini membuat agamet menjadi simbol kepercayaan dan keyakinan yang mendalam bagi para penganutnya.

Contoh konkret penerapan agamet dapat ditemukan dalam berbagai praktik keagamaan di Indonesia. Misalnya, dalam tradisi Hindu Bali, agamet sering kali berupa benda-benda suci seperti candi, arca, atau bahkan gunung yang dianggap sebagai tempat keramat. Para umat Hindu percaya bahwa dengan mempersembahkan sesajen kepada agamet, mereka dapat mendapatkan berkah dan perlindungan dari para dewa.

Dalam konteks sosial, agamet juga dapat menjadi sarana untuk mempertahankan identitas dan kebudayaan suatu masyarakat. Pengamatan terhadap agamet dapat memberikan wawasan yang mendalam tentang nilai-nilai, norma, dan kebiasaan yang dijunjung tinggi oleh suatu komunitas.

Dalam era globalisasi seperti saat ini, pemahaman tentang agamet menjadi semakin penting untuk menjaga keberagaman budaya dan kepercayaan. Melalui pengakuan dan penghargaan terhadap berbagai bentuk agamet, kita dapat memperkuat toleransi antar umat beragama dan memperkaya khazanah budaya bangsa.