Arti Kata "akur" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "akur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
akur
akur a 1 mufakat; setuju; seia sekata; bersatu hati: saya -- saja dng usulmu; rupanya orang-orang di kampung ini kurang --; 2 cocok; sesuai: salinan itu sudah -- dng aslinya;
meng·a·kuri v menyetujui; mengiakan;
meng·a·kur·kan v 1 menyesuaikan; mencocokkan; 2 memperdamaikan orang (bertengkar dsb); 3 menyatukan supaya rukun (seia sekata dsb);
ke·a·kur·an n kesetujuan
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "akur"
📝 Contoh Penggunaan kata "akur" dalam Kalimat
📚 Artikel terkait kata "akur"
Arti Kata Akur Menurut KBBI - Kamus Besar Bahasa Indonesia
Definisi Akur
Akur merupakan kata sifat dalam bahasa Indonesia yang memiliki arti serasi, selaras, sepadan, atau sejalan. Konsep akur biasanya digunakan untuk menyatakan kesepahaman atau keselarasan antara dua atau lebih pihak dalam suatu situasi. Ketika semua pihak akur, maka dapat tercipta kerjasama yang harmonis dan produktif.
Sebagai contoh, dalam sebuah tim proyek, penting bagi anggota tim untuk akur dalam menjalankan tugas masing-masing. Jika semua anggota tim akur dan bekerja sama dengan baik, maka proyek tersebut memiliki peluang untuk sukses. Akur juga dapat diterapkan dalam hubungan antarindividu, organisasi, maupun instansi pemerintah.
Akur juga melibatkan kemampuan untuk mendengarkan dan memahami sudut pandang orang lain. Dengan akur, seseorang mampu menghargai perbedaan pendapat dan mencari solusi yang terbaik untuk kepentingan bersama. Hal ini sangat penting dalam membangun hubungan yang sehat dan harmonis di berbagai bidang kehidupan.
Dalam konteks sosial, akur menjadi kunci dalam menciptakan kedamaian dan harmoni di masyarakat. Ketika seluruh lapisan masyarakat akur dan bekerja sama, maka tercipta kondisi yang stabil dan sejahtera bagi semua. Oleh karena itu, nilai akur sangat dihargai dalam budaya dan norma sosial di berbagai komunitas.
Akur juga dapat terwujud melalui dialog, komunikasi yang terbuka, dan sikap saling menghargai antarindividu. Dengan mengedepankan nilai akur, kita dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan dan perkembangan yang berkelanjutan. Dengan demikian, akur merupakan aspek penting dalam membangun hubungan yang baik dan positif di berbagai aspek kehidupan.