Arti Kata "nominalisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nominalisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nominalisme

no·mi·na·lis·me n aliran filsafat yg mengajarkan bahwa pengertian umum tidak mencerminkan aspek umum dan aspek yg mempunyai kesamaan tt eksistensi suatu benda

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nominalisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "nominalisme" dalam Kalimat

1.Penganut nominalisme berpendapat bahwa konsep abstrak tidak mencerminkan kenyataan.
2.Dalam filsafat Barat, nominalisme adalah aliran yang menolak adanya esensi atau substansi.
3.Berbagai teori ilmu pengetahuan telah dipengaruhi oleh nominalisme dalam pengembangan konsep-konsepnya.
4.Pengertian nominalisme digunakan dalam ilmu filosofi untuk menjelaskan sifat konsep-konsep abstrak.
5.Dalam konteks sehari-hari, seorang filsuf dapat menjadi seorang penganut nominalisme dalam pandangannya mengenai konsep kebenaran.

📚 Artikel terkait kata "nominalisme"

Mengenal Kata 'nominalisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Nominalisme" - Filsafat yang Menyoroti Eksistensi Benda

Nominalisme adalah sebuah aliran filsafat yang muncul pada abad ke-13 di Eropa. Aliran ini memiliki latar belakang dalam konteks filsafat, khususnya dalam debat tentang aspek umum dan aspek yang memiliki kesamaan dalam eksistensi benda. Dalam konteks ini, nominalisme menekankan bahwa pengertian umum tidak mencerminkan aspek umum dan aspek yang memiliki kesamaan dalam eksistensi suatu benda. Pengertian umum dari nominalisme adalah bahwa istilah-istilah tertentu memiliki makna yang spesifik dan tidak dapat dianggap sebagai makna umum. Ini berarti bahwa nominalisme menolak untuk menggunakan kategori-kategori umum untuk menjelaskan fenomena-fenomena yang kompleks. Sebaliknya, nominalisme lebih suka menggunakan kategori-kategori yang lebih spesifik dan terdefinisi dengan baik untuk menjelaskan fenomena-fenomena tersebut. Beberapa contoh penggunaan kata nominalisme dalam kalimat yang alami adalah: - Filsuf nominalisme berpendapat bahwa pengertian umum tidak mencerminkan aspek umum dan aspek yang memiliki kesamaan dalam eksistensi suatu benda. - Dalam konteks ilmu pengetahuan, nominalisme digunakan untuk menjelaskan bahwa istilah-istilah tertentu memiliki makna yang spesifik dan tidak dapat dianggap sebagai makna umum. - Dalam budaya Indonesia, nominalisme dapat digunakan untuk menjelaskan bahwa pengertian umum tidak mencerminkan aspek umum dan aspek yang memiliki kesamaan dalam eksistensi suatu benda. Nominalisme memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, nominalisme dapat digunakan untuk menjelaskan bahwa pengertian umum tidak mencerminkan aspek umum dan aspek yang memiliki kesamaan dalam eksistensi suatu benda. Misalnya, dalam konteks ekonomi, nominalisme dapat digunakan untuk menjelaskan bahwa istilah-istilah tertentu memiliki makna yang spesifik dan tidak dapat dianggap sebagai makna umum.