Arti Kata "bakik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bakik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bakik

1ba·kik n tumbuhan merica yg daunnya dipakai sbg pengganti daun sirih; Piper betle

2ba·kik n burung berkik, biasa hidup di pantai

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bakik"

📝 Contoh Penggunaan kata "bakik" dalam Kalimat

1.Di pasar tradisional, penjual bakik menawarkan daunnya sebagai pengganti daun sirih.
2.Penggunaan daun bakik dalam masakan khas daerah Sumatera sangat umum.
3.Ilmuwan meneliti sifat antioksidan yang terkandung dalam daun bakik.
4.Dalam budaya Hindu, daun bakik digunakan sebagai penghias upacara adat.
5.Pengrajin kayu menggunakan daun bakik sebagai bahan pewarna alami untuk kerajinan.

📚 Artikel terkait kata "bakik"

Mengenal Kata 'bakik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bakik" - Pengganti Daun Sirih yang Tradisional

Kata "bakik" mungkin tidak familiar bagi banyak orang, namun dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia, bakik memainkan peran penting sebagai pengganti daun sirih dalam tradisi merokok. Bakik, yang juga dikenal sebagai Piper betle, merupakan tumbuhan yang dipilih karena daunnya memiliki aroma dan rasa yang khas, sehingga cocok digunakan sebagai pengganti daun sirih dalam proses merokok. Dalam kehidupan sehari-hari, kata bakik sering digunakan dalam kalimat yang berbeda-beda. Contohnya, "Saya membeli bakik untuk membuat rokok tradisional," atau "Ibu menggunakan bakik sebagai pengganti daun sirih saat merokok." Dalam kalimat-kalimat tersebut, bakik berfungsi sebagai kata benda yang mengacu pada tumbuhan yang digunakan sebagai pengganti daun sirih. Dalam budaya Indonesia modern, bakik masih dipertahankan sebagai bagian dari tradisi dan kebiasaan masyarakat. Banyak orang yang masih menggunakan bakik sebagai pengganti daun sirih saat merokok, terutama dalam acara-acara tradisional atau keagamaan. Selain itu, bakik juga digunakan dalam industri pariwisata sebagai salah satu atraksi budaya yang menarik. Dengan demikian, bakik tetap menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.