Arti Kata "bandering" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bandering" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bandering

ban·de·ring Jk n batu (kerikil) yg diikat di ujung tali (benang) yg dilemparkan dan disangkutkan pd benang layang-layang dsb yg akan diambil; pengumban tali;
mem·ban·de·ring v melemparkan batu dng pengumban tali

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bandering"

📝 Contoh Penggunaan kata "bandering" dalam Kalimat

1.Pada masa dulu, anak-anak kecil sering bermain dengan membanderang di pinggir sungai.
2.Dia membanderang ke puncak bukit untuk mengambil benang layang-layang yang terbang ke sana.
3.Pada saat itu, mereka membanderang batu ke sungai untuk menangkap ikan.
4.Siswa SD diajarkan tentang cara membanderang benang layang-layang dengan benar.
5.Pada festival budaya, anak-anak membanderang benang layang-layang di atas taman.

📚 Artikel terkait kata "bandering"

Mengenal Kata 'bandering' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bandering" - Tradisi yang Menghubungkan Masa Lalu

Makna dan Konteks Historis

Kata "bandering" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, bandering merujuk pada batu (kerikil) yang diikat di ujung tali (benang) yang dilemparkan dan disangkutkan pada benang layang-layang, serta pengumban tali tersebut. Dalam konteks historis, bandering sering digunakan dalam tradisi permainan anak-anak di masa lalu, seperti dalam permainan layang-layang. Dengan melemparkan bandering, anak-anak dapat mempertahankan kontrol atas benang layang-layang dan menikmati kegembiraan permainan.

Contoh Penggunaan Kata "Bandering"

Penggunaan kata bandering dapat ditemukan dalam berbagai kalimat yang alami. Misalnya, "Anak-anak di desa itu suka memainkan permainan layang-layang dan melemparkan bandering untuk mengendalikan benang layang-layang." Atau, "Dalam permainan lama, bandering digunakan sebagai pengumban tali untuk membuat benang layang-layang tetap stabil."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari dan Budaya Indonesia Modern

Meskipun bandering memiliki makna kuno, namun konsepnya masih relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Contohnya, dalam industri tekstil, bandering digunakan sebagai metode untuk mengikat benang-benang yang akan diwarnai. Selain itu, bandering juga masih digunakan dalam beberapa tradisi budaya, seperti dalam permainan anak-anak atau sebagai simbol keberanian dan kekuatan. Dengan demikian, bandering tidak hanya memiliki makna historis, tetapi juga relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.