Arti Kata "banggan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "banggan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

banggan

bang·gan n Huk perjanjian; perikatan (di Lampung)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "banggan"

📝 Contoh Penggunaan kata "banggan" dalam Kalimat

1.Pemerintah dan organisasi swadaya masyarakat menandatangani perjanjian banggan untuk memulihkan lingkungan.
2.Dalam tradisi Lampung, banggan adalah perikatan yang kuat antara dua pihak yang bersepakat.
3.Dalam penelitian hukum adat, banggan dipelajari sebagai bentuk perjanjian yang unik di daerah tersebut.
4.Pengadilan menolak membatalkan perjanjian banggan yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak.
5.Dalam kajian sastra, banggan digunakan sebagai simbol perikatan yang kuat dan abadi di masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "banggan"

Mengenal Kata 'banggan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "banggan" dalam Hukum dan Budaya Indonesia

Kata "banggan" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini berarti "perjanjian" atau "perikatan", tetapi dalam konteks Lampung, memiliki arti yang lebih luas. Banggan dapat diartikan sebagai sebuah kesepakatan atau komitmen antara dua pihak atau lebih yang dibuat secara formal. Banggan memiliki sejarah yang panjang di Lampung, sebagai cara orang-orang Lampung untuk menyelesaikan masalah atau membuat keputusan bersama. Dalam masyarakat tradisional Lampung, banggan sering kali digunakan sebagai alat untuk menjalin hubungan sosial dan membangun kepercayaan antar pihak. Dengan membuat banggan, orang-orang Lampung dapat menunjukkan komitmen dan kesetiaan mereka satu sama lain. Dalam kehidupan sehari-hari, kata banggan masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Ia membuat banggan dengan temannya untuk membuka usaha bersama". Dalam kalimat ini, banggan digunakan sebagai kata ganti untuk "perjanjian" atau "perikatan" yang dibuat antara dua orang. Selain itu, "Banggan antara orang tua dan anak untuk berbagi kekayaan" juga masih relevan dalam kehidupan modern. Dalam kalimat ini, banggan digunakan sebagai kata untuk menunjukkan komitmen dan kesetiaan antara orang tua dan anak. Dalam budaya modern Indonesia, kata banggan masih memiliki nilai yang tinggi. Banggan sering kali digunakan sebagai cara untuk menjalin hubungan sosial dan membangun kepercayaan antar pihak. Dalam konteks bisnis, banggan dapat digunakan sebagai alat untuk menjalin hubungan kerja sama dan membangun kepercayaan antar pihak. Dengan demikian, kata banggan tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.