Arti Kata "bangkal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bangkal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bangkal

bang·kal n pohon yg tingginya mencapai 28 m dan besarnya mencapai garis tengah 50 cm; Albizzia procera

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bangkal"

📝 Contoh Penggunaan kata "bangkal" dalam Kalimat

1.Pohon bangkal yang berusia tua itu masih tetap kuat menopang atap rumah kami.
2.Para ilmuwan melakukan penelitian tentang sifat tahan lama kayu bangkal dari jenis Albizzia procera.
3.Dalam kebun keluarga, pohon bangkal berbuah lebat di musim kemarau.
4.Pengrajin kayu menghancurkan batang bangkal untuk dijadikan bahan baku mebel.
5.Di taman nasional, perawatan pohon bangkal dilakukan secara berkala oleh tim kehutanan.

📚 Artikel terkait kata "bangkal"

Mengenal Kata 'bangkal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bangkal" - Pohon Alam yang Kuat

Kata "bangkal" sering kita temukan dalam konteks alam dan lingkungan. Pohon bangkal atau Albizzia procera adalah jenis pohon yang sangat populer di Indonesia, terutama karena kekuatan dan keindahannya. Namun, sebelum kita mengenal lebih dalam tentang pohon bangkal, mari kita pelajari makna umum dan konteks historis/sosial dari kata ini. Pohon bangkal telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, pohon ini telah dijadikan simbol kekuatan dan ketahanan. Pohon bangkal telah digunakan sebagai bahan bangunan, kayu bakar, dan bahkan sebagai tempat berteduh. Selain itu, pohon bangkal juga memiliki nilai spiritual yang tinggi dalam beberapa budaya lokal. Dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa menemukan pohon bangkal dalam berbagai situasi. Misalnya, ketika kita sedang berjalan di hutan dan melihat pohon bangkal yang kuat dan tinggi, kita bisa merasakan keajaiban alam. "Pohon bangkal yang tingginya mencapai 28 m itu sangat indah," kata seorang pengunjung hutan. "Kita bisa melihat pohon bangkal yang kuat dan kekal, membuktikan kekuatan dan ketahanan alam." Selain itu, pohon bangkal juga dapat digunakan sebagai bahan bangunan yang kuat dan tahan lama. Penggunaan kata "bangkal" juga dapat ditemukan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Pohon bangkal yang tingginya mencapai 28 m sangat populer di Indonesia." Dalam kalimat ini, kata "bangkal" digunakan untuk menggambarkan pohon yang kuat dan tinggi. Selain itu, kata "bangkal" juga dapat digunakan dalam kalimat lain, seperti "Pohon bangkal yang tumbuh di sekitar rumahku sangat indah." Dalam konteks budaya Indonesia modern, kata "bangkal" memiliki relevansi yang sangat penting. Pohon bangkal telah menjadi simbol kekuatan dan ketahanan, serta nilai spiritual yang tinggi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga dan melestarikan pohon bangkal, agar kekuatan dan keindahannya tetap terjaga. Dengan demikian, kita dapat menikmati keindahan alam dan kekuatan pohon bangkal selama-lamanya.