Arti Kata "belubur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "belubur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

belubur

1be·lu·bur n 1 sumpit bulat panjang tempat beras (dianyam dr daun rumbia); 2 tempat menyimpan garam dan beras dl perahu; 3 lumbung padi, bagian bawah kecil, bagian atasnya besar dan lebar

2be·lu·bur n dapur serupa lumbung tempat pembakaran arang (bata, periuk, sampah, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "belubur"

📝 Contoh Penggunaan kata "belubur" dalam Kalimat

1.Di rumah nenek, belubur berfungsi sebagai tempat menyimpan garam dan beras.
2.Pedagang kelapa muda menjual garam di belubur kayu yang bulat dan panjang.
3.Di perahu nelayan, belubur digunakan untuk menyimpan beras dan makanan selama berlayar.
4.Lumbung padi desa tersebut memiliki belubur yang besar dan lebar untuk menyimpan hasil panen.
5.Pada masa lalu, belubur digunakan sebagai alat bantu dalam membuat makanan tradisional.

📚 Artikel terkait kata "belubur"

Mengenal Kata 'belubur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "belubur" - Sumpit Tradisional Nusantara

Kata "belubur" seringkali tidak familiar dengan masyarakat modern. Namun, di masa lalu, belubur memiliki makna yang sangat spesifik dan penting dalam kehidupan masyarakat Nusantara. Belubur adalah sumpit bulat panjang yang digunakan sebagai tempat menyimpan beras, garam, atau bahkan lumbung padi. Dalam konteks historis, belubur digunakan sebagai alat untuk menampung bahan pangan dan garam di perahu-perahu yang berlayar di laut. Dalam percakapan sehari-hari, kita dapat menemukan penggunaan kata belubur dalam berbagai konteks. Misalnya, "Di dapur, ada belubur yang digunakan untuk menyimpan garam." Atau, "Di perahu, terdapat belubur yang digunakan untuk menyimpan beras dan garam." Contoh lainnya adalah, "Di desa, ada belubur yang digunakan sebagai lumbung padi yang besar dan lebar." Kata belubur seringkali digunakan dalam konteks yang berbeda, namun maknanya tetap sama, yaitu sebagai tempat penyimpanan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata belubur masih relevan dan dapat ditemukan dalam berbagai konteks. Misalnya, di desa-desa tradisional, masih ada yang menggunakan belubur sebagai lumbung padi atau menyimpan beras dan garam. Bahkan, beberapa masyarakat modern masih menggunakan belubur sebagai hiasan atau elemen dekorasi di rumah mereka. Dengan demikian, kata belubur masih memiliki makna yang penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.