Arti Kata "bangun semipermanen" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bangun semipermanen" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bangun semipermanen

bangunan yang dibuat dari beton, batu, bata, dan bahan-bahan yang mudah rusak (papan, bambu, dan sebagainya)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bangun semipermanen"

📝 Contoh Penggunaan kata "bangun semipermanen" dalam Kalimat

1.Di kompleks perumahan tersebut ada bangunan sementara yang berupa bangun semipermanen.
2.Pengembang perumahan memutuskan untuk membangun bangun semipermanen sebagai tempat parkir sementara.
3.Saya harus memperbaiki bangun semipermanen ini sebelum musim hujan tiba.
4.Dalam konteks arsitektur, bangun semipermanen dapat menjadi pilihan yang tepat untuk proyek-proyek yang memiliki biaya terbatas.
5.bangun semipermanen di lapangan olahraga dapat digunakan sebagai tempat pertandingan sementara sampai arena utama selesai dibangun.

📚 Artikel terkait kata "bangun semipermanen"

Mengenal Kata 'bangun semipermanen' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bangun semipermanen" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bangun semipermanen" sering digunakan dalam konteks arsitektur dan konstruksi bangunan. Namun, apa sebenarnya makna dan konsep di balik kata ini? Bangun semipermanen adalah jenis bangunan yang dibuat dari beton, batu, bata, dan bahan-bahan yang mudah rusak, seperti papan atau bambu. Konsep ini muncul sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan akan tempat tinggal yang sederhana dan efektif, terutama di daerah-daerah yang memiliki sumber daya terbatas. Bangun semipermanen seringkali digunakan sebagai solusi untuk membangun rumah atau bangunan lainnya yang tidak memerlukan biaya besar. Dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah rusak, konstruksi bangunan dapat diselesaikan dengan cepat dan efisien. Contoh penggunaan kata bangun semipermanen dalam kalimat yang alami adalah: "Rumah kami adalah bangun semipermanen yang dibangun dengan menggunakan bambu dan papan." Dengan demikian, rumah tersebut dapat dibangun dengan biaya yang relatif rendah dan dapat menampung kebutuhan akan tempat tinggal yang sederhana. Bangun semipermanen memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dengan meningkatnya kebutuhan akan tempat tinggal yang sederhana dan efektif, bangun semipermanen menjadi pilihan yang populer. Di sisi lain, bangun semipermanen juga memiliki potensi untuk menjadi solusi untuk masalah lingkungan dan sosial. Dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah rusak, konstruksi bangunan dapat dilakukan dengan cara yang lebih ramah lingkungan dan dapat mengurangi biaya konstruksi.

Contoh Penggunaan Bangun Semipermanen dalam Kehidupan Sehari-Hari

Penggunaan bangun semipermanen juga dapat dilihat dalam beberapa contoh penggunaan di kehidupan sehari-hari. Misalnya, bangun semipermanen digunakan sebagai tempat tinggal sementara bagi korban bencana alam. Dengan demikian, korban dapat memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman sementara mereka menunggu bantuan yang lebih besar. Selain itu, bangun semipermanen juga dapat digunakan sebagai tempat untuk melakukan kegiatan sosial, seperti sekolah atau tempat ibadah.

Bahagia dan Keterampilan dalam Membangun Bangun Semipermanen

Dalam membuat bangun semipermanen, kita dapat menikmati kegembiraan dalam menciptakan sesuatu yang bermanfaat. Dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah rusak, kita dapat menunjukkan kreativitas dan keterampilan kita dalam membantu orang lain. Selain itu, kita juga dapat mengajarkan anak-anak tentang pentingnya membangun sesuatu yang bermanfaat dan berdampak positif terhadap masyarakat.