Arti Kata "nuklir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nuklir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nuklir

nuk·lir a berhubungan dng atau menggunakan inti atau energi (tenaga) atom

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nuklir"

📝 Contoh Penggunaan kata "nuklir" dalam Kalimat

1.Negara tersebut berhasil mengembangkan teknologi nuklir untuk kebutuhan energi listrik.
2.Program pendidikan sekolah menengah membahas tentang sains nuklir dan dampaknya pada lingkungan.
3.Perangkat nuklir yang ditemukan di bawah laut masih belum diketahui asal muasalnya.
4.Kita perlu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya bom nuklir.
5.Kampus ilmu pengetahuan memiliki laboratorium yang melakukan penelitian tentang energi nuklir.

📚 Artikel terkait kata "nuklir"

Mengenal Kata 'nuklir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "nuklir" - Energi Masa Depan

Dalam bahasa Indonesia, kata "nuklir" memiliki makna resmi sebagai "berhubungan dengan atau menggunakan inti atau energi (tenaga) atom". Kata ini sering digunakan dalam konteks teknologi dan sains, terutama dalam pengembangan energi alternatif. Sejarahnya, kata "nuklir" mulai digunakan pada awal abad ke-20, ketika ilmuwan mulai meneliti dan mengembangkan teknologi nuklir. Kata "nuklir" telah menjadi bagian penting dalam kehidupan modern. Dalam kalimat berikut, kita dapat melihat contoh penggunaan kata "nuklir" dalam konteks yang berbeda. Penggunaan energi nuklir dapat memberikan manfaat besar dalam menghasilkan listrik, terutama di negara-negara dengan sumber daya alam terbatas. Namun, penggunaan energi nuklir juga memiliki risiko besar, seperti kebocoran radiasi yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "nuklir" juga digunakan dalam konteks budaya dan sosial. Misalnya, dalam film-film fiksi ilmiah, karakter-karakter sering menggunakan teknologi nuklir untuk menghadapi musuh atau menghasilkan energi. Dalam budaya Indonesia modern, kata "nuklir" juga digunakan dalam konteks keamanan dan pertahanan, seperti dalam pengembangan senjata nuklir. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "nuklir" memiliki makna yang luas dan kompleks. Dari sisi teknologi dan sains, kata "nuklir" dapat memberikan manfaat besar dalam menghasilkan energi dan meningkatkan kualitas hidup manusia. Namun, dari sisi budaya dan sosial, kata "nuklir" juga dapat memiliki konotasi negatif, seperti risiko kebocoran radiasi dan penggunaan senjata nuklir.