Arti Kata "banjur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "banjur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

banjur

ban·jur Jk v, mem·ban·jur v menyiram; mengguyur: dia - anjing itu dng seember air

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "banjur"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "banjur" dalam Kalimat

1.banjur hujan lebat menyiram tanah, membuat tanaman hijau berkembang dengan subur.
2.Pagi itu, banjur air dari pancuran, menambah keasikan mandi anak-anak di kolam renang.
3.Dia memutuskan untuk menggantung kembang telang di taman, dan banjur mekar bunga cantik itu.
4.banjur air sungai setelah musim hujan, menyebabkan banjir di beberapa wilayah.
5.Para pelajar banjur belajar di sekolah dengan tekun, karena mereka ingin menjadi lulusan terbaik.

πŸ“š Artikel terkait kata "banjur"

Mengenal Kata 'banjur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Banjur" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "banjur" merupakan salah satu kata yang memiliki konotasi yang unik dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata "banjur" berarti "menyiram" atau "mengguyur". Namun, dalam konteks sehari-hari, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan proses pembuahan atau pertumbuhan yang cepat dan melimpah. Dalam sejarah, kata "banjur" memiliki makna yang lebih luas. Pada zaman dahulu, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses air hujan yang melimpah dan membentuk sungai atau danau. Hal ini juga terkait dengan konsep "banjir" yang berarti kelebihan air yang dapat menyebabkan kerusakan. Dalam konteks ini, kata "banjur" memiliki konotasi yang lebih positif, menggambarkan proses alam yang indah dan penting bagi kehidupan. Contoh penggunaan kata "banjur" dalam kalimat yang alami adalah: - Dia menyiram bunga dengan air hangat agar banjur dan berbunga indah. - Air hujan yang banjur di daerah pedesaan menyebabkan banjir yang parah. - Tanaman yang banjur dan berbunga indah menjadi sumber inspirasi bagi seniman. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "banjur" memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, jika kita ingin meningkatkan produktivitas dan keberhasilan, kita dapat menggunakan kata "banjur" sebagai inspirasi untuk banjur dan berkembang. Dalam konteks ini, kata "banjur" memiliki konotasi yang positif, menggambarkan proses pertumbuhan dan keberhasilan yang cepat dan melimpah. Oleh karena itu, mari kita gunakan kata "banjur" sebagai inspirasi untuk meningkatkan kualitas hidup dan mencapai keberhasilan yang lebih besar.