Arti Kata "bank desa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bank desa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bank desa

bank yang mengatur pemberian kredit, lalu lintas transaksi keuangan, pembayaran, dan peredaran uang di desa-desa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bank desa"

📝 Contoh Penggunaan kata "bank desa" dalam Kalimat

1.Pemerintah memperluas jaringan bank desa untuk meningkatkan layanan keuangan di pedesaan.
2.bank desa merupakan lembaga keuangan yang sangat penting bagi masyarakat desa karena memberikan akses keuangan.
3.Dia pergi ke bank desa untuk mencabut uang tunai dari rekening giro.
4.Pemerintah harus memperhatikan kelemahan bank desa dalam pengelolaan keuangan desa.
5.bank desa juga berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

📚 Artikel terkait kata "bank desa"

Mengenal Kata 'bank desa' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bank Desa" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Konteks Bank Desa

Bank desa adalah lembaga keuangan yang dirancang khusus untuk mengatur pemberian kredit, lalu lintas transaksi keuangan, pembayaran, dan peredaran uang di desa-desa. Konsep ini diciptakan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan dan meningkatkan akses keuangan mereka. Lewat bank desa, masyarakat desa dapat memperoleh kredit dengan syarat yang lebih mudah dan biaya yang lebih rendah, sehingga mereka dapat meningkatkan produksi pertanian, memulai kegiatan usaha kecil, atau melakukan investasi yang lebih produktif.

Contoh Penggunaan Kata Bank Desa

Bank desa telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari masyarakat pedesaan. Misalnya, pada hari Sabtu, Bapak Anas pergi ke bank desa untuk meminta kredit untuk membeli benih tanaman padi. Ia berhasil mendapatkan kredit sebesar Rp 1 juta dengan bunga yang rendah. Dengan demikian, ia dapat memulai panen padi yang lebih baik. Selain itu, bank desa juga membantu masyarakat desa dalam melakukan transaksi keuangan, seperti membayar pajak, membeli surat berharga, dan lain-lain.

Relevansi Bank Desa dalam Kehidupan Sehari-Hari

Bank desa tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan, tetapi juga memainkan peran penting dalam mempromosikan ekonomi desa. Dengan adanya bank desa, masyarakat desa dapat meningkatkan kemampuan keuangan mereka dan meningkatkan kualitas hidup. Bank desa juga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya manajemen keuangan dan investasi yang tepat. Dengan demikian, bank desa dapat menjadi salah satu contoh lembaga keuangan yang efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.