Arti Kata "gementam" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gementam" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gementam

ge·men·tam v berdentam-dentam (tt meriam dsb): meriam -- menghujani kubu-kubu musuh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gementam"

📝 Contoh Penggunaan kata "gementam" dalam Kalimat

1.Meriam besar mulai berdentam-dentam menghujani kubu lawan.
2.Dalam pertempuran yang sengit, suara meriam berdentam-dentam terdengar jelas.
3.Percobaan meriam pertama kali berdentam-dentam membuat kami terkejut.
4.Meriam berdentam-dentam menghujani kubu musuh, membuat mereka mundur.
5.Selama pertempuran, suara meriam berdentam-dentam menjadi simbol keberanian kami.

📚 Artikel terkait kata "gementam"

Mengenal Kata 'gementam' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gementam" - Inspirasi dari Perang dan Kekuatan

Kata gementam memiliki makna yang kaya dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata ini berarti meriam atau senjata yang menghujani kubu-kubu musuh dengan dentuman-dentuman keras. Namun, makna ini tidak sepenuhnya menjelaskan konteks historis dan sosial yang melandasinya. Dalam sejarah Indonesia, gementam sering digunakan sebagai simbol kekuatan dan keberanian. Pada masa perang, gementam digunakan untuk menghancurkan benteng-benteng lawan dan memberikan keunggulan kepada pasukan. Namun, gementam juga memiliki makna yang lebih luas, yaitu sebagai simbol kekuatan dan keberanian dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata gementam dalam kalimat yang alami: * Meriam gementam menghujani kubu-kubu musuh dengan dentuman-dentuman keras. * Pasukan menggunakan gementam untuk menghancurkan benteng-benteng lawan. * Saya merasa kehilangan gementam setelah pasukan lawan menghancurkan benteng kami. Gementam juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia, gementam sering digunakan sebagai simbol kekuatan dan keberanian. Orang-orang sering menggunakan kata gementam untuk menggambarkan kekuatan dan keberanian seseorang. Selain itu, gementam juga digunakan dalam berbagai bentuk seni, seperti lukisan dan patung, untuk menggambarkan kekuatan dan keberanian. Dalam kesimpulan, kata gementam memiliki makna yang kaya dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dari arti resmi sebagai meriam yang menghujani kubu-kubu musuh, hingga makna yang lebih luas sebagai simbol kekuatan dan keberanian, gementam memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.