Arti Kata "barang awet" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "barang awet" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

barang awet

keperluan rumah tangga yang tahan lama dibandingkan dengan barang konsumen lainnya seperti mebel dan radio

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "barang awet"

📝 Contoh Penggunaan kata "barang awet" dalam Kalimat

1.Pengadaan barang awet seperti lemari dan meja sangat dibutuhkan di rumah.
2.Di pasar tradisional, banyak penjual yang menjual barang awet seperti tempat makan dan gelas.
3.barang awet seperti peralatan dapur dan pakaian harus dibeli dengan cermat.
4.Penggunaan barang awet dapat menghemat biaya karena tidak perlu sering dibeli.
5.Pada masa lalu, orang-orang menggunakannya untuk menyimpan makanan dan minuman, sehingga disebut barang awet.

📚 Artikel terkait kata "barang awet"

Mengenal Kata 'barang awet' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Barang Awet" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "barang awet" memiliki makna yang khusus dalam bahasa Indonesia, yaitu keperluan rumah tangga yang tahan lama dibandingkan dengan barang konsumen lainnya seperti mebel dan radio. Dalam konteks sejarah, kata ini muncul sebagai respons terhadap perubahan perilaku konsumen di Indonesia. Pada masa lampau, masyarakat lebih cenderung memilih barang yang tahan lama dan dapat digunakan secara terus-menerus, seperti peralatan kuliner dan benda-benda yang dapat dinikmati bersama keluarga. Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali menggunakan kata "barang awet" dalam berbagai kalimat. Contohnya, "Pilihlah **barang awet** seperti peralatan dapur yang terbuat dari bahan tahan lama untuk menghemat biaya." atau "Keluarga kami memiliki **barang awet** seperti meja makan yang telah digunakan selama bertahun-tahun." Dengan demikian, kita dapat memahami bahwa **barang awet** tidak hanya memiliki makna yang khusus, tetapi juga dapat mempengaruhi keputusan konsumennya. Dalam budaya Indonesia modern, **barang awet** memiliki relevansi yang signifikan terhadap nilai-nilai kehidupan. Banyak masyarakat yang lebih cenderung memilih barang yang dapat digunakan secara terus-menerus dan dapat dinikmati bersama keluarga. Hal ini tercermin dalam kebiasaan masyarakat Indonesia yang lebih cenderung memilih produk-produk yang tahan lama dan berkualitas, seperti peralatan dapur dan benda-benda yang dapat digunakan secara terus-menerus. Dengan demikian, **barang awet** tidak hanya memiliki makna yang khusus, tetapi juga dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.