Arti Kata "mata dacing" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mata dacing" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mata dacing

garis pada dacing yang menunjukkan jumlah berat barang yang ditimbang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mata dacing"

📝 Contoh Penggunaan kata "mata dacing" dalam Kalimat

1.Petugas penimbangan memperhatikan mata dacing untuk mencatat berat barang tersebut.
2.Pada daging sapi yang ditimbang, mata dacing menunjukkan berat 3,2 kg.
3.Ketika meninjau alat peraga di sekolah, guru menunjukkan mata dacing pada daging plastik.
4.Pada kegiatan olahraga, mata dacing di sepeda statis menunjukkan kecepatan yang diincar oleh atlet.
5.Pada saat di pasar, pedagang sayuran memastikan mata dacing pada timbangan mengikuti standar keamanan.

📚 Artikel terkait kata "mata dacing"

Mengenal Kata 'mata dacing' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mata Dacing" - Pintu Gerbang Timbangan yang Tepat

Kata "mata dacing" adalah istilah yang sering digunakan dalam kegiatan timbangan barang di pasar tradisional maupun di tempat-tempat penjualan. Istilah ini berasal dari kata "dacing" yang merujuk pada alat timbangan berbentuk segitiga yang digunakan untuk mengukur berat barang. Secara umum, mata dacing digunakan sebagai pengukur berat barang yang ditimbang, sehingga memudahkan pembeli dan penjual untuk menentukan harga yang tepat. Dalam sejarah, penggunaan mata dacing telah ada sejak lama, bahkan sebelum adanya teknologi canggih seperti timbangan digital. Mata dacing digunakan sebagai alternatif yang lebih sederhana dan efektif untuk mengukur berat barang. Dengan begitu, mata dacing menjadi bagian penting dalam kegiatan perdagangan, terutama di pasar tradisional. Contoh penggunaan kata mata dacing dapat dilihat dalam kalimat berikut: "Harga beras di pasar tradisional ditentukan berdasarkan mata dacing yang digunakan penjual untuk mengukur berat beras." atau "Penjual buah di pasar modern menggunakan mata dacing untuk menentukan harga buah yang dijual." Dalam kedua contoh tersebut, kata mata dacing digunakan untuk menggambarkan penggunaan alat timbangan sebagai pengukur berat barang. Dalam kehidupan sehari-hari, mata dacing masih digunakan dalam berbagai kegiatan, terutama di pasar dan tempat-tempat penjualan. Meskipun teknologi canggih telah hadir, mata dacing masih menjadi pilihan yang efektif dan efisien untuk mengukur berat barang. Dengan begitu, mata dacing tetap menjadi bagian penting dalam budaya Indonesia modern.

Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam beberapa tahun terakhir, mata dacing telah menjadi simbol yang unik dan menarik di Indonesia. Banyak pengrajin dan seniman yang menggunakan mata dacing sebagai inspirasi untuk menciptakan karya seni yang unik. Dengan begitu, mata dacing tidak hanya digunakan sebagai alat timbangan, tetapi juga sebagai simbol kebudayaan yang menarik dan inspiratif.