Arti Kata "batu jala" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "batu jala" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

batu jala

timah pemberat jala

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "batu jala"

📝 Contoh Penggunaan kata "batu jala" dalam Kalimat

1.Pada abad ke-18, timah pemberat jala digunakan sebagai mata uang di beberapa negara.
2.Pada zaman dahulu, orang menggunakan batu jala sebagai alat untuk menangkap ikan di sungai.
3.Dalam bidang arkeologi, penemuan batu jala dapat memberikan informasi tentang kehidupan masyarakat purba.
4.Seorang perajin menggunakan batu jala sebagai material utama untuk membuat perhiasan.
5.Pada masa kolonial, pemerintah menggunakan batu jala sebagai alat untuk mengumpulkan pajak.

📚 Artikel terkait kata "batu jala"

Mengenal Kata 'batu jala' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Batu Jala" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "batu jala" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, "batu jala" merujuk pada timah yang digunakan sebagai pemberat jala. Jala adalah alat tangkap ikan yang umum digunakan oleh nelayan di Indonesia. Timah sebagai pemberat jala bertujuan untuk menambah berat jala sehingga dapat menangkap ikan dengan lebih efektif. Konsep ini menunjukkan bagaimana manusia telah menggunakan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "batu jala" sering digunakan dalam kalimat yang berbeda-beda. Misalnya, "Nelayan mencari batu jala yang tebal untuk menambah berat jala." Atau, "Ia menggunakan batu jala sebagai pengganti pasir untuk menangkap ikan di sungai." Dalam kedua contoh tersebut, kata "batu jala" digunakan untuk menggambarkan fungsi timah sebagai pemberat jala. Kata "batu jala" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan dalam konteks yang lebih luas. Misalnya, "Dia mencari inspirasi dari batu jala yang menempatkan nilai pada keberanian dan ketabahan." Dalam kalimat ini, kata "batu jala" digunakan sebagai simbol untuk menggambarkan sifat-sifat yang diharapkan dalam kehidupan. Dengan demikian, kata "batu jala" tidak hanya memiliki makna yang historis, tetapi juga memiliki makna yang lebih luas dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.