Arti Kata "belak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "belak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

belak

be·lak n 1 belang putih pd kulit (krn suatu penyakit); 2 telau (belang) berwarna hitam pd kayu (krn bentuk urat kayu): jati kembang adalah jati yg -- nya jelas kelihatan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "belak"

📝 Contoh Penggunaan kata "belak" dalam Kalimat

1.Karena penyakit kulitnya, dia memiliki belang putih pada wajahnya.
2.Pengamat kayu yang berpengalaman dapat menyadari belang hitam pada jati kembang.
3.Penggunaan pewarna tidak dapat menyembunyikan belang putih pada kulit kerang.
4.Warna belang hitam pada kayu jati membuatnya lebih menarik bagi para penghobi.
5.Pemeriksaan dokter menunjukkan bahwa dia memiliki banyak belang putih pada kulitnya.

📚 Artikel terkait kata "belak"

Mengenal Kata 'belak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "belak" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "belak" memiliki makna yang unik dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini merujuk pada belang putih pada kulit yang disebabkan oleh penyakit tertentu. Namun, dalam konteks yang lebih luas, kata "belak" juga dapat digunakan untuk menggambarkan belang-hitam pada kayu yang disebabkan oleh urat kayu. Dalam sejarah, kata "belak" telah digunakan dalam berbagai konteks untuk menggambarkan fenomena alam yang unik. Misalnya, dalam tradisi lisan, kata "belak" digunakan untuk menggambarkan kulit yang berwarna putih karena penyakit, seperti penyakit kulit. Dalam konteks ini, kata "belak" digunakan sebagai simbol kelemahan atau kerentanan. Belak juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih positif. Misalnya, dalam tradisi jati, kata "belak" digunakan untuk menggambarkan jenis kayu yang berwarna hitam karena urat kayu. Dalam konteks ini, kata "belak" digunakan sebagai simbol kekuatan dan ketahanan. Contoh penggunaan kata "belak" dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: - "Dia memiliki belak pada kulitnya karena penyakit kulit." - "Jati kembang memiliki belak yang jelas kelihatan karena urat kayu." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "belak" memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam konteks kosmetik, kata "belak" digunakan untuk menggambarkan kulit yang berwarna putih karena penyakit kulit. Dalam konteks ini, kata "belak" digunakan sebagai simbol kebutuhan perawatan kulit yang baik. Dalam konteks lain, kata "belak" digunakan untuk menggambarkan kekuatan dan ketahanan dalam bahan bangunan, seperti kayu. Dalam kesimpulan, kata "belak" memiliki makna yang unik dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks yang berbeda-beda, kata "belak" digunakan untuk menggambarkan fenomena alam yang unik, seperti penyakit kulit atau urat kayu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "belak" memiliki relevansi yang signifikan, seperti kebutuhan perawatan kulit yang baik atau kekuatan dan ketahanan dalam bahan bangunan.

Kata yang Mirip

belaka, belakang, belakin, belako