Arti Kata "benam" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "benam" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

benam

be·nam, ber·be·nam v 1 berendam: krn hari panas, kerbau itu - diri dl lumpur; 2 berkurung (dl rumah dsb krn tidak ingin menampakkan diri): krn malu kpd tetangganya, dia - saja dl rumahnya;
mem·be·nam v 1 berbenam; 2 membenamkan;
mem·be·nam·kan v 1 menyelamkan ke dl air atau lumpur; menenggelamkan: ia berusaha - korbannya ke dl sungai; 2 ki memasukkan dalam-dalam: krn kedinginan, ia - tangannya ke dl kantong mantelnya; 3 ki menghilangkan (membekukan, menyembunyikan, atau mendiamkan) perkara, urusan, dsb: mereka mencoba - perkara korupsi di instansi itu; 4 ki memasukkan (menjebloskan) ke dl penjara dsb: yg berwajib telah - penjahat itu ke dl penjara selama lima tahun; 5 ki menekan (kesedihan, kemarahan, dsb): ia berusaha - kesedihannya dgn menyibukkan diri;
be·nam·an n hasil membenam;
ter·be·nam v 1 masuk dalam-dalam sehingga tidak kelihatan: pakunya - sehingga sukar dicabut; 2 masuk (krn terperosok dsb) turun ke dl air serta tidak muncul-muncul lagi; tenggelam: dia mati - krn tidak pandai berenang; 3 tenggelam (tt matahari): matahari - pukul enam sore; 4 ki tersembunyi: kampung itu - di sela-sela bukit; 5 masuk ke dalam (keadaan yg buruk, kesengsaraan, dsb); terpendam: - dl utang; - dl kesedihan; 6 ki tidak diurus; beku (tt perkara): perkara yg telah lama -

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "benam"

📝 Contoh Penggunaan kata "benam" dalam Kalimat

1.Kerbau itu berbenam diri di dalam lumpur karena hari panas.
2.Dia membenamkan kebenaran untuk menghindari konsekuensi hukum.
3.Mereka berusaha membenamkan kejahatan korupsi di bawah lapisan kebijakan.
4.Karena malu, dia membenamkan diri di rumahnya dan tidak mau keluar.
5.Dia berusaha membenamkan kesedihannya dengan menyibukkan diri dengan pekerjaan.

📚 Artikel terkait kata "benam"

Mengenal Kata 'benam' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "benam" dalam Bahasa Indonesia

Kata "benam" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini memiliki makna "berendam" atau "berkurung" dalam konteks yang berbeda-beda. Dalam sejarah bahasa Indonesia, kata ini telah digunakan dalam berbagai kalimat dan konteks untuk menggambarkan situasi yang berbeda-beda. Dalam konteks sosial, kata benam seringkali digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang merasa malu atau tidak ingin menampakkan diri. Contoh Penggunaan Kata Benam Kata benam dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan situasi yang berbeda-beda. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata benam dalam kalimat yang alami: * "Kerbau itu benam diri di dalam lumpur karena hari panas." (di sini, kata benam digunakan untuk menggambarkan situasi kerbau yang berendam di dalam lumpur) * "Dia benam saja di dalam rumahnya karena malu kpd tetangganya." (di sini, kata benam digunakan untuk menggambarkan situasi seseorang yang berkurung di dalam rumahnya) * "Dia mencoba menyelamkan korban ke dalam sungai untuk menyembunyikan kesalahan." (di sini, kata benam digunakan untuk menggambarkan situasi seseorang yang menenggelamkan korban ke dalam sungai) Relevansi Kata Benam dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata benam memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam kehidupan sehari-hari, kata benam dapat digunakan untuk menggambarkan situasi yang berbeda-beda, seperti merasa malu, berkurung, atau menyembunyikan kesalahan. Dalam konteks sosial, kata benam dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang merasa tidak nyaman atau tidak ingin menampakkan diri. Oleh karena itu, kata benam memiliki nilai yang strategis dalam bahasa Indonesia sebagai alat untuk menggambarkan situasi yang berbeda-beda dalam kehidupan sehari-hari.