Arti Kata "mustakim" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mustakim" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mustakim

mus·ta·kim a lurus hati; jujur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mustakim"

📝 Contoh Penggunaan kata "mustakim" dalam Kalimat

1.Dia adalah seorang yang mustakim dalam segala hal yang dilakukan.
2.Dalam Islam, mustakim adalah sifat yang paling dihargai dalam kehidupan seorang Muslim.
3.Sebagai guru, beliau selalu berusaha untuk menjadi mustakim dalam mengajar para muridnya.
4.Dia tidak pernah berbohong, karena itu tidak sesuai dengan sifat mustakim yang dia miliki.
5.Dalam mencari kebenaran, kita harus menjadi mustakim dan tidak takut untuk bertanya.

📚 Artikel terkait kata "mustakim"

Mengenal Kata 'mustakim' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mustakim" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mustakim" memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, "mustakim" berarti lurus hati, jujur, dan tidak berdusta. Konteks historis dan sosial kata ini dapat dilihat dari penggunaannya dalam literatur dan budaya Indonesia kuno. Dalam beberapa abad yang lalu, konsep kejujuran dan kebenaran telah menjadi nilai-nilai yang sangat dihormati dalam masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali dihadapkan pada situasi di mana kita harus memilih antara kebenaran dan kebohongan. Dalam situasi ini, karakter mustakim sangatlah penting. Apakah kita akan memilih untuk berbicara jujur atau mengambil jalan pintas dengan berbohong? Dalam beberapa kasus, memilih untuk menjadi mustakim dapat membawa kita ke ujung yang lebih baik, meskipun dalam jangka panjang. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "mustakim" dalam kalimat yang alami: - "Dia selalu menjadi mustakim dalam berbicara, tidak pernah berbohong atau menyesatkan." - "Saya sangat menghargai teman saya yang mustakim, dia selalu membantu saya tanpa mengharapkan sesuatu balik." - "Kita harus menjadi mustakim dalam berusaha mencapai tujuan, tidak pernah menyerah atau kehilangan motivasi." Kata "mustakim" memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kejujuran dan kebenaran telah menjadi nilai-nilai yang sangat dihormati. Oleh karena itu, kita harus selalu berusaha menjadi mustakim dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam hubungan sosial, profesional, atau pribadi.