Arti Kata "mustaka" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mustaka" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mustaka

mus·ta·ka Jw n 1 kepala; 2 ujung

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mustaka"

📝 Contoh Penggunaan kata "mustaka" dalam Kalimat

1.Kepala gajah sangat panjang dan tebal, mirip dengan mustaka seekor kuda.
2.Pada festival rakyat, seorang pria menunjukkan keberaniannya dengan memotong mustaka seekor kambing.
3.Dalam bahasa Arab, kata "mustaka" memiliki arti yang sangat luas, termasuk kepala dan ujung.
4.Pada ilustrasi kuno, seekor lembu memiliki mustaka yang sangat panjang dan menggantung ke tanah.
5.Dalam proses pembuatan keris, seniman harus hati-hati saat memotong mustaka dari batu.

📚 Artikel terkait kata "mustaka"

Mengenal Kata 'mustaka' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mustaka" - Pengertian dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Kata "mustaka" adalah salah satu kata yang memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, mustaka memiliki dua pengertian, yaitu kepala dan ujung. Pengertian ini telah digunakan sejak zaman dahulu kala, ketika bahasa Indonesia masih dalam proses pengembangan.

Sejarah dan Konteks Mustaka

Dalam bahasa Jawa, mustaka memiliki hubungan yang erat dengan konsep spiritual dan filosofis. Mustaka dianggap sebagai simbol kekuatan dan keberanian, serta sebagai tanda kehormatan. Dalam konteks ini, mustaka tidak hanya berarti kepala, tetapi juga simbol identitas dan kebanggaan.

Penggunaan Mustaka dalam Bahasa Indonesia

Mustaka sering digunakan dalam berbagai konteks dalam bahasa Indonesia. Misalnya, "mustaka" digunakan untuk menggambarkan kepala orang, seperti "mustaka yang tampan" atau "mustaka yang cantik". Selain itu, mustaka juga digunakan untuk menggambarkan ujung objek, seperti "mustaka pisau" atau "mustaka tanduk".

Relevansi Mustaka dalam Kehidupan Sehari-Hari

Mustaka memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks sosial, mustaka digunakan untuk menggambarkan kekuatan dan keberanian seseorang. Dalam konteks budaya, mustaka dianggap sebagai simbol kehormatan dan kebanggaan. Dalam kehidupan sehari-hari, mustaka digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam bahasa sehari-hari, puisi, dan sastra. Dalam kesimpulan, mustaka adalah kata yang memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Mustaka memiliki dua pengertian, yaitu kepala dan ujung, dan telah digunakan sejak zaman dahulu kala. Relevansi mustaka dalam kehidupan sehari-hari sangat signifikan, terutama dalam konteks sosial dan budaya.