Arti Kata "bercelur minyak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bercelur minyak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bercelur minyak

ber.ce.lur minyak bercelur tangan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bercelur minyak"

📝 Contoh Penggunaan kata "bercelur minyak" dalam Kalimat

1.Pekerja di kilang minyak bercebur minyak saat melakukan perbaikan pipa.
2.Saat bekerja, tangan ibu saya bercebur minyak karena terkena minyak tanah.
3.Pada cerita sastra, seorang nelayan bercebur minyak setelah kapalnya terkena api.
4.Siswa sekolah harus berhati-hati agar tangan mereka tidak bercebur minyak saat melakukan eksperimen kimia.
5.Pada hari pertama bekerja, dia bercebur minyak karena tidak terlatih menggunakan peralatan.

📚 Artikel terkait kata "bercelur minyak"

Mengenal Kata 'bercelur minyak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bercelur minyak" - Inspirasi dan Motivasi

Pernahkah Anda mendengar kata "bercelur minyak" dalam konteks yang tidak biasa? Kata ini sebenarnya memiliki makna yang sangat luas dan melibatkan aspek sosial dan budaya yang kompleks. Dalam bahasa Indonesia, "bercelur minyak" memiliki arti resmi sebagai "ber.ce.lur minyak, bercelur tangan" yang biasanya digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Kata "bercelur minyak" dalam Konteks Sejarah dan Sosial

Pada masa lalu, kata "bercelur minyak" sering digunakan untuk menggambarkan aktivitas seseorang yang menggunakan minyak untuk membersihkan atau melumuri tangan. Namun, dalam konteks sosial dan budaya yang lebih luas, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sangat terobsesi dengan sesuatu, bahkan sampai tidak memiliki kemampuan untuk menghadapi kenyataan. Dalam budaya Indonesia, kata "bercelur minyak" sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang terlalu fokus pada tujuan dan tidak memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan situasi yang berubah-ubah.

Contoh Penggunaan Kata "bercelur minyak" dalam Kalimat yang Alami

Contohnya, "Ia sangat terobsesi dengan pekerjaannya hingga tidak memiliki waktu untuk berinteraksi dengan keluarganya" dapat digambarkan dengan kata "Dia bercelur minyak dalam pekerjaannya". Atau, "Ia sangat terobsesi dengan bisnisnya hingga tidak memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan pasar" dapat digambarkan dengan kata "Dia bercelur minyak dalam bisnisnya".

Relevansi Kata "bercelur minyak" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "bercelur minyak" memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era digital yang serba cepat, banyak orang yang terobsesi dengan tujuan dan tidak memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan situasi yang berubah-ubah. Dalam budaya Indonesia, kata "bercelur minyak" sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang terlalu fokus pada tujuan dan tidak memiliki kemampuan untuk menghadapi kenyataan. Oleh karena itu, penting untuk memiliki kesadaran akan pentingnya kesetimbangan dalam kehidupan sehari-hari dan tidak terobsesi dengan tujuan yang tidak realistis.