Arti Kata "berebut temiang belah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berebut temiang belah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berebut temiang belah

Peribahasa berkelahi memperebutkan sesuatu yang tidak berharga

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berebut temiang belah"

📝 Contoh Penggunaan kata "berebut temiang belah" dalam Kalimat

1.Pemimpin politik sering berebut temiang belah dalam upaya memenangkan dukungan rakyat.
2.Di pasar, pembeli berebut temiang belah untuk mendapatkan barang dengan harga murah.
3.Pada pertandingan sepak bola, tim-tim berebut temiang belah untuk mencetak gol.
4.Dalam permainan anak-anak, mereka berebut temiang belah untuk mendapatkan mainan yang paling menarik.
5.berebut temiang belah adalah sikap yang tidak sehat dalam berkompetisi, karena tidak ada hasil yang signifikan.

📚 Artikel terkait kata "berebut temiang belah"

Mengenal Kata 'berebut temiang belah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Berebut Temiang Belah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "berebut temiang belah" merupakan salah satu peribahasa dalam bahasa Indonesia yang memiliki makna yang unik. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan situasi di mana dua orang atau lebih berkelahi memperebutkan sesuatu yang tidak berharga. Peribahasa ini diduga memiliki akar pada tradisi masyarakat Indonesia kuno, di mana temiang belah merupakan harta yang tidak berharga dan tidak memiliki nilai penting.

Contoh Penggunaan Kata "Berebut Temiang Belah"

Pada umumnya, kata "berebut temiang belah" digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak masuk akal atau tidak memiliki nilai. Contohnya, "Mereka berebut temiang belah hingga berantakan, padahal ada masalah yang lebih penting yang perlu diatasi." Dalam kalimat ini, kata "berebut temiang belah" digunakan untuk menggambarkan situasi di mana dua orang atau lebih berkelahi memperebutkan sesuatu yang tidak berharga. Contoh lainnya, "Mereka berebut temiang belah di pasar, padahal harganya hanya Rp 1.000." Dalam kalimat ini, kata "berebut temiang belah" digunakan untuk menggambarkan situasi di mana orang-orang berkelahi memperebutkan sesuatu yang tidak berharga.

Relevansi Kata "Berebut Temiang Belah" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "berebut temiang belah" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam situasi yang tidak masuk akal atau tidak memiliki nilai, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku orang-orang yang terobsesi dengan sesuatu yang tidak berharga. Misalnya, "Mereka berebut temiang belah untuk mendapatkan perhatian publik, padahal tidak ada yang bernilai." Dalam konteks ini, kata "berebut temiang belah" digunakan untuk menggambarkan situasi di mana orang-orang berkelahi memperebutkan sesuatu yang tidak berharga untuk mendapatkan perhatian publik. Dalam kesimpulan, kata "berebut temiang belah" merupakan salah satu peribahasa dalam bahasa Indonesia yang memiliki makna yang unik. Dalam situasi yang tidak masuk akal atau tidak memiliki nilai, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku orang-orang yang terobsesi dengan sesuatu yang tidak berharga.