Arti Kata "berhati mutu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berhati mutu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berhati mutu

ber.ha.ti mutu putus harapan; putus asa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berhati mutu"

📝 Contoh Penggunaan kata "berhati mutu" dalam Kalimat

1.Dia telah kehilangan harapan untuk menemukan pekerjaan yang sesuai.
2.Setelah gagal beberapa kali, dia merasa berhati mutu karena tidak berhasil mencapai tujuannya.
3.Pengalaman yang sulit membuatnya berhati mutu dan kehilangan semangat hidup.
4.Pada awalnya, dia sangat bersemangat untuk memulai bisnisnya, tetapi sekarang dia berhati mutu karena kerugian yang terus-menerus.
5.Kehilangan putus asa membuatnya berhati mutu dan menyerah pada kehidupannya.

📚 Artikel terkait kata "berhati mutu"

Mengenal Kata 'berhati mutu' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "berhati mutu" - Inspirasi dan Motivasi

Kata **berhati mutu** sering digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang telah kehilangan harapan dan tidak memiliki motivasi untuk melakukan sesuatu lagi. Dalam konteks historis, kata ini muncul pada abad ke-19 sebagai bagian dari bahasa Indonesia yang dipengaruhi oleh bahasa Belanda. Pada saat itu, kata **berhati mutu** digunakan untuk menggambarkan keadaan orang yang telah kehilangan harapan dan tidak memiliki semangat untuk melanjutkan hidup.

Contoh Penggunaan Kata "berhati mutu" dalam Kalimat

Pada masa lalu, kata **berhati mutu** sering digunakan dalam konteks sosial dan budaya. Contohnya adalah pada saat perang dunia II, ketika banyak orang kehilangan harapan dan tidak memiliki motivasi untuk melanjutkan hidup. Mereka berada dalam keadaan **berhati mutu**, tidak memiliki semangat untuk melanjutkan hidup. "Dia telah kehilangan harapan dan berada dalam keadaan **berhati mutu** setelah kehilangan istri dan anaknya dalam perang." Kata **berhati mutu** juga digunakan dalam konteks budaya. Contohnya adalah dalam lagu-lagu tradisional Indonesia yang menggambarkan keadaan orang yang telah kehilangan harapan dan tidak memiliki motivasi untuk melanjutkan hidup. "Dia telah berada dalam keadaan **berhati mutu** setelah kehilangan cintanya dan tidak memiliki motivasi untuk melanjutkan hidup."

Relevansi Kata "berhati mutu" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata **berhati mutu** masih digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang telah kehilangan harapan dan tidak memiliki motivasi untuk melanjutkan hidup. Namun, pada masa kini, kata ini juga digunakan dalam konteks yang lebih luas. Contohnya adalah dalam konteks psikologi, di mana kata **berhati mutu** digunakan untuk menggambarkan keadaan orang yang telah kehilangan motivasi dan tidak memiliki semangat untuk melanjutkan hidup karena perasaan depresi atau kelelahan. Dalam budaya Indonesia modern, kata **berhati mutu** masih digunakan dalam lagu-lagu dan buku-buku untuk menggambarkan keadaan orang yang telah kehilangan harapan dan tidak memiliki motivasi untuk melanjutkan hidup. Namun, pada masa kini, kata ini juga digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam konteks sosial dan psikologi.