Arti Kata "sanak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sanak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sanak

sa·nak n saudara; keluarga;
-- saudara orang yg masih mempunyai hubungan keluarga; kerabat: -- saudaranya baru kembali dr rantau;
ber·sa·nak v berkerabat; berfamili: ia hidup di Jakarta sebatang kara, tidak - saudara;
me·nya·nak v memperlakukan (menganggap) sbg sanak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sanak"

📝 Contoh Penggunaan kata "sanak" dalam Kalimat

1.Aku sangat bahagia karena saudara saya baru kembali ke rumah setelah bertahun-tahun tidak bertemu.
2.Saya memutuskan untuk mengajak saudara saya ke pantai untuk menikmati suasana liburan.
3.Dalam budaya Jawa, sanak keluarga sangat dihormati dan dihargai.
4.Di masyarakat perkotaan, seringkali seseorang merasa sendiri karena tidak memiliki saudara yang dapat dipercaya.
5.Saya sangat senang karena saudara laki-laki saya telah menyelesaikan kuliahnya dengan sukses.

📚 Artikel terkait kata "sanak"

Mengenal Kata 'sanak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "sanak" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sanak" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, "sanak" mengacu pada saudara, keluarga, atau kerabat yang masih memiliki hubungan darah. Dalam konteks sosial, pengertian ini telah berkembang seiring waktu dan dipengaruhi oleh tradisi dan budaya Indonesia. Dalam beberapa dekade yang lalu, konsep "sanak" masih sangatlah tradisional, dengan fokus pada hubungan darah dan keturunan.

Contoh Penggunaan Kata "sanak"

Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "sanak" dalam kalimat yang alami: "Saya sangat senang melihat sanak saya yang baru saja kembali dari rantau," atau "Ia hidup di Jakarta sebatang kara, tidak memiliki sanak yang dapat menemani." Penggunaan kata "sanak" dalam kalimat-kalimat ini menunjukkan bahwa hubungan dengan keluarga dan kerabat masih sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.

Relevansi Kata "sanak" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "sanak" masih sangat relevan. Banyak orang Indonesia yang masih memprioritaskan hubungan dengan keluarga dan kerabat. Mereka sering mengunjungi sanak mereka, membantu mereka dalam kebutuhan yang berbeda, dan bahkan berbagi waktu bersama mereka. Dalam budaya Indonesia modern, konsep "sanak" masih sangatlah penting, bahkan meskipun banyak orang yang hidup di tempat yang jauh dari keluarga.