Arti Kata "bersenjatakan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bersenjatakan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bersenjatakan

ber.sen.ja.ta.kan memakai senjata tertentu; menggunakan sebagai senjata: mereka dikejar oleh beratus-ratus orang kampung yang bersenjatakan tombak dan keris

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bersenjatakan"

📝 Contoh Penggunaan kata "bersenjatakan" dalam Kalimat

1.Pengawal kerajaan bersenjatakan pedang dan perisai untuk menjaga keselamatan raja.
2.Di daerah pedesaan, penduduk bersenjatakan panah dan busur untuk melindungi ladang mereka dari hewan buas.
3.Sebagai seorang prajurit, dia bersenjatakan senapan dan granat untuk melawan musuh dalam pertempuran.
4.Mahasiswa bersenjatakan buku dan pengetahuan untuk menghadapi tantangan akademis.
5.Sebagai seorang atlet, dia bersenjatakan tinju dan kekuatan fisik untuk menghadapi lawan di ring boxing.

📚 Artikel terkait kata "bersenjatakan"

Mengenal Kata 'bersenjatakan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bersenjatakan" - Senjata Tradisional dan Budaya

Kata "bersenjatakan" memiliki makna umum yang terkait dengan penggunaan senjata, baik dalam konteks sejarah maupun budaya. Dalam jaman dahulu, senjata-senjata seperti tombak, keris, dan pedang menjadi simbol kekuatan dan kemampuan seseorang. Mereka yang **bersenjatakan** senjata-senjata tersebut dipandang sebagai pahlawan atau pemberani. Dalam konteks sosial, **bersenjatakan** senjata juga dapat berarti siap menghadapi tantangan atau bahaya.

Contoh Penggunaan Kata "bersenjatakan"

Dalam kalimat sehari-hari, kata "bersenjatakan" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Mereka dikejar oleh beratus-ratus orang kampung yang **bersenjatakan** tombak dan keris." Dalam contoh lain, "Komandan militer memerintahkan pasukannya untuk **bersenjatakan** senjata api dan siap menghadapi musuh." Contoh lainnya adalah "Pengemudi truk yang **bersenjatakan** senjata api harus berhati-hati mengemudi karena banyak kendaraan lain yang berada di jalan."

Relevansi Kata "bersenjatakan" dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bersenjatakan" tidak lagi terkait dengan penggunaan senjata fisik. Namun, konsepnya tetap relevan dalam arti bahwa kita harus **bersenjatakan** diri dengan pengetahuan dan keterampilan agar dapat menghadapi tantangan dan kehidupan yang penuh dengan kesulitan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "bersenjatakan" juga dapat berarti siap menghadapi perubahan dan pengaruh global yang terus berubah.