Arti Kata "bertasawuf" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bertasawuf" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bertasawuf

ber.ta.sa.wuf Verba (kata kerja) menjalankan tasawuf

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bertasawuf"

📝 Contoh Penggunaan kata "bertasawuf" dalam Kalimat

1.Sebagai seorang mahasiswa, dia memutuskan untuk bertasawuf dan mempraktikkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
2.Dalam kajian ilmu tasawuf, guru agama menjelaskan tentang pentingnya bertasawuf untuk mencapai kesempurnaan diri.
3.Dia telah bertasawuf selama bertahun-tahun dan telah mengalami perubahan besar dalam pandangan hidupnya.
4.Di komunitas sufi, mereka bertasawuf dengan melakukan meditasi dan kontemplasi untuk mencapai kesadaran yang lebih dalam.
5.Melalui proses bertasawuf, seseorang dapat mencapai kesadaran akan keberadaan Tuhan dan kebahagiaan yang lebih besar dalam hidup.

📚 Artikel terkait kata "bertasawuf"

Mengenal Kata 'bertasawuf' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bertasawuf" - Inspirasi dan Motivasi

Tasawuf, sebuah tradisi spiritual Islam yang berfokus pada pengembangan diri dan hubungan dengan Tuhan, telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia. Dalam bahasa Indonesia, kata "bertasawuf" memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu menjalankan tasawuf dengan tekun dan sungguh-sungguh. Kata ini berasal dari bahasa Arab, "tasawuf," yang berarti "pembulatan" atau "pengembangan diri." Dalam konteks sejarah, tasawuf di Indonesia telah berkembang sejak abad ke-13, ketika Islam mulai menyebar di Nusantara. Penganut tasawuf di Indonesia mengembangkan tradisi spiritual yang unik, dengan fokus pada pengembangan diri, pengajian, dan doa. Dalam beberapa abad terakhir, tasawuf telah menjadi semakin populer di Indonesia, dengan banyak orang yang menjalankan tasawuf sebagai cara untuk meningkatkan kualitas hidup dan mencapai kebahagiaan yang lebih dalam. **Bertasawuf dalam Kehidupan Sehari-Hari** Bertasawuf dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan berbagai cara. Misalnya, Anda dapat menjalankan tasawuf dengan bermeditasi setiap hari, melakukan pengajian, atau melakukan amal shaleh seperti membaca al-Qur'an. Anda juga dapat menjalankan tasawuf dengan berbagi dengan orang lain, seperti membantu orang yang membutuhkan atau memberi nasehat yang bermanfaat. Dalam beberapa kasus, bertasawuf juga dapat berarti menghindari kejahatan dan berlaku adil. **Relevansi Bertasawuf dalam Budaya Indonesia Modern** Dalam budaya Indonesia modern, bertasawuf memiliki relevansi yang sangat penting. Dalam era yang semakin kompleks dan gesit, banyak orang yang mencari cara untuk meningkatkan kualitas hidup dan mencapai kebahagiaan yang lebih dalam. Dengan menjalankan tasawuf, orang dapat meningkatkan kesadaran diri, meningkatkan kemampuan pengendalian diri, dan meningkatkan hubungan dengan Tuhan. Dalam beberapa kasus, bertasawuf juga dapat membantu orang untuk meningkatkan produktivitas dan mencapai kesuksesan dalam karir.