Arti Kata "oleng" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "oleng" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

oleng

oleng /oléng/ a berayun-ayun ke kiri ke kanan (tt perahu dsb); bergoyang-goyang: kepalanya -- krn ombak;
ber·o·leng-o·leng v bergoyang-goyang, terayun-ayun (spt perahu yg dipermainkan ombak);
meng·o·leng v menggoyang; mengayun; menggelengkan (kepala dsb): ketika ditanya dia cuma - saja;
meng·o·leng-oleng v beroleng-oleng;
ter·o·leng-oleng v beroleng-oleng;
oleng·an n gerakan mengoleng; ayunan; goyangan: krn - perahu yg keras, ia tercebur masuk ke sungai

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "oleng"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "oleng" dalam Kalimat

1.Perahu kecil itu mulai terayun-ayun karena ombak besar.
2.Ketika ditanya tentang masa lalunya, dia hanya menggelengkan kepalanya.
3.Bayi kecil itu terus beroleng-oleng di tangan ibunya.
4.Gelombang laut yang besar membuat kapal penumpang beroleng-oleng terus-menerus.
5.Ibu menggoyangkan kipas angin untuk mengusir kepanasan, sambil menggelengkan kepalanya.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "oleng"

Mengenal Kata 'oleng' - Inspirasi dan Motivasi

Perahu Bergoyang: Makna dan Konteks Kata "Oleng" di Bahasa Indonesia

Kata "oleng" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan gerakan berayun-ayun atau bergoyang-goyang, terutama pada objek seperti perahu yang dipengaruhi oleh ombak. Dalam konteks sejarah, kata "oleng" telah digunakan sejak zaman kolonial untuk menggambarkan gerakan yang tidak stabil atau tidak terkendali. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "oleng" sering digunakan untuk menggambarkan gerakan yang tidak terkontrol. Contoh-contoh penggunaan kata ini dapat dilihat dalam kalimat berikut: - Perahu yang baru saja dibeli oleh ayahku terus oleng-oleng di atas air, membuatku khawatir. - Kepalanya oleng-oleng ketika dia mendengar berita buruk. - Anak kecil itu terus oleng-oleng di atas sepeda, membuat ibunya kesal. Kata "oleng" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Dalam budaya kita, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau tidak terkendali. Misalnya, ketika seseorang mengalami keputusan yang sulit, kita dapat mengatakan bahwa dia "oleng-oleng" dalam menghadapinya. Bahkan, kata ini juga digunakan dalam konteks politik dan ekonomi untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau tidak terkendali. Dalam kesimpulan, kata "oleng" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dari konteks sejarah hingga kehidupan sehari-hari, kata ini digunakan untuk menggambarkan gerakan yang tidak stabil atau tidak terkendali. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "oleng" dalam bahasa Indonesia.

Kata yang Mirip

olengan