Arti Kata "bertayamum" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bertayamum" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bertayamum

ber.ta.ya.mum Verba (kata kerja) melakukan tayamum

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bertayamum"

📝 Contoh Penggunaan kata "bertayamum" dalam Kalimat

1.Dia berusaha untuk bertayamum sebelum menunaikan shalat karena tidak ada akses ke air untuk berwudhu.
2.Ibnu Abbas pernah mengajarkan kepada Rasulullah bagaimana cara bertayamum dengan benar.
3.Ketika saya kehabisan air, saya harus bertayamum di rumah tetangga.
4.Pada hari perayaan, umat Islam dianjurkan untuk bertayamum sebelum makan bersama.
5.Saya menunjukkan pada teman saya cara bertayamum dengan menggunakan tanah sebagai pengganti air.

📚 Artikel terkait kata "bertayamum"

Mengenal Kata 'bertayamum' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bertayamum" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali berhadapan dengan berbagai situasi yang memerlukan perubahan diri. Salah satu cara untuk melakukan perubahan tersebut adalah dengan melakukan bertayamum, yaitu melakukan ritual membersihkan diri dengan menggunakan air dan tanah. Ritual ini memiliki makna yang sangat mendalam dan telah menjadi bagian dari kebudayaan Islam. Ritual bertayamum sendiri memiliki sejarah yang panjang dan kompleks. Dalam literatur Islam, bertayamum dipandang sebagai salah satu cara untuk membersihkan diri dari kotoran dan kejahatan. Dengan melakukan bertayamum, seseorang dapat membersihkan diri dari segala macam kejahatan dan melakukan perubahan diri menjadi lebih baik. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat contoh-contoh penggunaan kata bertayamum dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Setelah melakukan bertayamum, dia merasa lebih tenang dan siap untuk melanjutkan kehidupannya." Atau, "Dia melakukan bertayamum sebelum melaksanakan ibadah." Dalam kedua contoh kalimat tersebut, kata bertayamum digunakan untuk menggambarkan proses membersihkan diri dan melakukan perubahan diri. Dalam konteks kebudayaan Indonesia modern, bertayamum memiliki makna yang lebih luas lagi. Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali berhadapan dengan berbagai hal yang dapat membuat kita merasa kotor dan tidak suci. Dengan melakukan bertayamum, kita dapat membersihkan diri dari hal-hal tersebut dan melakukan perubahan diri menjadi lebih baik. Dengan demikian, bertayamum dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk melakukan perubahan diri dan menjadi lebih baik.