Arti Kata "bertebu-tebukan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bertebu-tebukan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bertebu-tebukan

ber.te.bu-te.bu.kan Klasik Verba (kata kerja) menggunakan sebagai gelang-gelang: Baginda pun menganugerahi akan Laksamana keris bersangkar emas, bertebu-tebukan emas dipahat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bertebu-tebukan"

📝 Contoh Penggunaan kata "bertebu-tebukan" dalam Kalimat

1.Sang raja memerintahkan pembuatan patung dewa, bertebu-tebukan emas yang indah.
2.Pada pesta pernikahan, pengantin dianugerahi gelang emas bertebu-tebukan yang mewah.
3.Keris pusaka milik keluarga tersebut memiliki bentuk yang unik, bertebu-tebukan dan indah.
4.Dalam kebudayaan Jawa, patung-patung dewa biasanya dibuat dengan cara bertebu-tebukan, melibatkan banyak seniman.
5.Pada malam ulang tahunnya, gadis itu menerima hadiah yang paling spesial, sebuah anting emas bertebu-tebukan dari kekasihnya.

📚 Artikel terkait kata "bertebu-tebukan"

Mengenal Kata 'bertebu-tebukan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bertebu-tebukan" - Inspirasi dari Sejarah Kerajaan Majapahit

Kata "bertebu-tebukan" merupakan istilah kuno yang digunakan dalam sejarah Kerajaan Majapahit untuk menggambarkan keindahan dan keberkahan. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan hiasan atau dekorasi pada barang-barang seni, seperti keris atau patung. Ketika Laksamana Gadjah Mada dianugerahi keris bersangkar emas, bertebu-tebukan emas dipahat, maka itu adalah contoh klasik penggunaan kata ini. Bertebu-tebukan bukan hanya merupakan istilah sejarah, tetapi juga merupakan inspirasi bagi kita untuk menciptakan keindahan dan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks modern, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan kemewahan dan keanggunan dalam berbagai bidang, seperti arsitektur, desain, atau seni rupa. Bertebu-tebukan juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam menghias rumah, membuat dekorasi, atau bahkan dalam berbusana. Dengan demikian, kita dapat mengekspresikan kreativitas dan keindahan dalam berbagai bidang kehidupan.