Arti Kata "betinga" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "betinga" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

betinga

be·ti·nga n tata cara menurut adat dl melakukan adopsi (di Minahasa)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "betinga"

📝 Contoh Penggunaan kata "betinga" dalam Kalimat

1.Pada tradisi Minahasa, anak-anak yang dibiakkan harus diadopsi melalui betinga.
2.Ibu mertua mengatakan bahwa adopsi harus dilakukan melalui betinga agar sah menurut adat.
3.Pembacaan syair lama Minahasa menggambarkan betinga sebagai proses adopsi yang kompleks.
4.Dalam pelajaran sejarah daerah, anak-anak diajarkan tentang betinga sebagai tradisi Minahasa.
5.Karena tidak tahu betinga, kami meminta orang tua untuk memahami adat Minahasa lebih jauh.

📚 Artikel terkait kata "betinga"

Mengenal Kata 'betinga' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Betinga" - Pengertian dan Manfaatnya dalam Budaya Indonesia

Menemukan Makna Lintas Budaya

Betinga adalah kata yang memiliki makna khusus dalam konteks budaya Minahasa, Sulawesi Utara. Secara harfiah, kata "betinga" berarti tata cara menurut adat dalam melakukan adopsi. Kata ini memiliki sejarah panjang dan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Minahasa. Dalam pengertian yang lebih luas, betinga juga mengacu pada proses penyerahan anak kepada orang tua angkat yang tidak memiliki keturunan sendiri.

Contoh Penggunaan Kata "Betinga" dalam Kalimat Sehari-Hari

Kata "betinga" sering digunakan dalam konteks adopsi anak. Misalnya, "Pada hari itu, keluarga tersebut melakukan betinga dengan memberikan anak tersebut kepada orang tua angkat yang telah menunggu selama bertahun-tahun." Atau, "Keluarga mereka melakukan adopsi dengan cara betinga, yang mencakup upacara adat dan ritual-ritual khusus." Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks kebudayaan Minahasa, seperti dalam konteks tata cara adat Minahasa yang mencakup proses betinga.

Relevansi Kata "Betinga" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "betinga" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks adopsi anak. Dalam beberapa tahun terakhir, adopsi anak telah menjadi pilihan yang populer di kalangan pasangan yang tidak memiliki keturunan sendiri. Dalam konteks ini, kata "betinga" menjadi penting karena membantu menjelaskan proses adopsi yang dilakukan dengan cara adat dan ritual-ritual khusus. Selain itu, kata ini juga menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia yang unik dan menarik.