Arti Kata "betot" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "betot" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

betot

be·tot v, mem·be·tot v mencabut (menarik) dng paksa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "betot"

📝 Contoh Penggunaan kata "betot" dalam Kalimat

1.Dengan paksa, pemerintah membebetot tangan para demonstran yang menunjukkan tanda perlawanan.
2.Sekelompok anak kecil berlari berdua-dua untuk membebetot bola sepak di lapangan sekolah.
3.Ia harus membebetot tali pengaman untuk menghindari terjatuh dari atas bangunan.
4.Ketika melakukan operasi, dokter harus membebetot benang yang tertanam dalam tubuh pasien.
5.Sekretaris harus membebetot mikrofon dari tangan penutur pidato yang kehilangan konsentrasi.

📚 Artikel terkait kata "betot"

Mengenal Kata 'betot' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "betot" - Cara Mencabut dengan Paksabanal

Kata "betot" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, tetapi apakah Anda mengetahui artinya secara resmi? Kata ini memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu mencabut atau menarik sesuatu dengan paksa. Dalam konteks historis, kata ini dipengaruhi oleh bahasa Belanda, "betot", yang berarti "mencabut" atau "menarik". Dalam kehidupan sehari-hari, kata "betot" sering digunakan dalam situasi yang memerlukan kekuatan fisik. Misalnya, jika Anda ingin mencabut sebatang kayu yang terjebak dalam tanah, Anda perlu menggunakan bantuan orang lain untuk membetotnya. Atau, jika Anda ingin menarik seutas tali yang terikat dengan kuat, Anda perlu menggunakan kekuatan fisik untuk betotnya. Kata "betot" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam situasi bisnis, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses mencabut atau menarik sumber daya atau investasi dari suatu proyek. Atau, dalam situasi sosial, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses mencabut atau menarik diri dari suatu hubungan atau komunitas. Dalam budaya Indonesia modern, kata "betot" juga memiliki makna yang lebih luas. Misalnya, dalam situasi politik, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses mencabut atau menarik dukungan dari suatu partai atau kelompok. Atau, dalam situasi ekonomi, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses mencabut atau menarik investasi dari suatu sektor atau industri.