Arti Kata "bintul" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bintul" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bintul

bin·tul n bengkak kecil pd kulit (krn digigit nyamuk, disengat lebah, dsb): badannya penuh -- krn disengat lebah dan tabuhan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bintul"

📝 Contoh Penggunaan kata "bintul" dalam Kalimat

1.Pada sore itu, dia merasa sakit karena ada bintul di leher.
2.Perawat memberikan obat untuk menghilangkan rasa sakit karena bintul.
3.Anak kecil itu berteriak karena digigit nyamuk dan membuatnya mendapat bintul.
4.Pengalaman itu membuatnya lebih berhati-hati dalam menghadapi lebah yang bisa menyebabkan bintul.
5.Di daerah tropis, bintul sering kali terjadi karena penyengat lebah dan nyamuk.

📚 Artikel terkait kata "bintul"

Mengenal Kata 'bintul' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bintul" - Pengertian dan Contoh Penggunaan

Kata "bintul" memiliki makna yang sangat spesifik dalam Bahasa Indonesia, yaitu bengkak kecil pada kulit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk, disengat lebah, atau gangguan lainnya. Kata ini biasanya digunakan untuk menggambarkan gejala kulit yang terjadi setelah terpapar serangan hewan atau benda lainnya. bintul telah ada sejak zaman dahulu kala, ketika manusia masih tinggal di lingkungan alam yang lebih dekat dengan hewan dan serangan serangga. Dalam konteks sejarah, kata ini mungkin digunakan untuk menggambarkan kondisi kulit yang terkena gigitan hewan atau serangga yang lebih berbahaya. Dengan demikian, kata "bintul" memiliki makna yang lebih luas daripada hanya bengkak kecil pada kulit. Di dalam kehidupan sehari-hari, kata "bintul" sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Setelah digigit nyamuk, kulitnya mengalami bintul yang sangat besar." atau "Dia telah mengalami bintul setelah disengat lebah." Dengan menggunakan kata "bintul", kita dapat menggambarkan kondisi kulit yang terkena serangan serangga dengan lebih akurat. Dalam budaya Indonesia modern, kata "bintul" masih digunakan sebagai bagian dari bahasa sehari-hari. Namun, dengan perkembangan zaman, istilah ini mulai digantikan oleh kata-kata lain yang lebih spesifik, seperti "bengkak" atau "panas". Meskipun demikian, kata "bintul" masih memiliki makna yang sangat spesifik dan dapat digunakan dalam konteks tertentu. Dengan demikian, kita dapat memahami lebih baik makna dan penggunaan kata "bintul" dalam Bahasa Indonesia.

Kata yang Mirip

bintulbahar