Arti Kata "wirang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "wirang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

wirang

wi·rang Jw a malu: janganlah kamu membuat -- orang tua, bertingkah lakulah yg sebaik-baiknya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "wirang"

📝 Contoh Penggunaan kata "wirang" dalam Kalimat

1.Di balik raut wajahnya yang wirang, terdapat perpaduan kekuatan dan kelemahan yang kompleks.
2.Saya melihat anak saya yang masih wirang, tapi saya tahu dia akan tumbuh menjadi seseorang yang tangguh.
3.Pengalaman hidup yang wirang telah membentuk karir saya sebagai seorang seniman, membuat saya lebih kreatif dan inovatif.
4.Pada malam itu, suasana di rumah menjadi wirang karena anak-anak sedang bermain dan tidak bisa tidur.
5.Dia merasa malu dan wirang setelah melakukan kesalahan di depan teman-temannya di sekolah.

📚 Artikel terkait kata "wirang"

Mengenal Kata 'wirang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "wirang" - Inspirasi dan Motivasi

Pada zaman kuno, kata wirang digunakan sebagai peringatan kepada anak-anak untuk bertingkah lakulah sebaik-baiknya dan tidak membuat kedukaan bagi orang tua. Dalam konteks historis, kata ini menekankan pentingnya peran anak dalam keluarga dan masyarakat. Konsep wirang meliputi perilaku yang sopan, hormat, dan menghargai orang lain, terutama orang tua. Dalam kehidupan sehari-hari, kata wirang masih sering digunakan sebagai saran untuk mengingatkan seseorang tentang pentingnya berperilaku dengan baik. Berikut beberapa contoh penggunaan kata wirang dalam kalimat yang alami: - "Jangan membuat wirang ibu dengan membawa pulang nilai mata uang asing yang tidak jelas." - "Dia harus berperilaku wirang terhadap gurunya, karena dia masih belum tamat sekolah." - "Jangan membuat wirang ayah dengan mengemudi secara berbahaya." Kata wirang memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam era digital, kita seringkali lupa tentang pentingnya berperilaku dengan baik dan menghargai orang lain. Dengan menggunakan kata wirang, kita dapat mengingatkan diri sendiri dan orang lain tentang pentingnya berperilaku dengan sopan dan hormat.