Arti Kata "terban" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "terban" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

terban

ter·ban v 1 runtuh (tt atap, loteng, tanah, dsb); 2 ki rusak binasa; hilang lenyap;
-- bumi tempat berpijak, ki hilang harapan;
me·ner·ban·kan v meruntuhkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "terban"

📝 Contoh Penggunaan kata "terban" dalam Kalimat

1.Atap rumah terban karena hujan deras yang melanda kota.
2.Bumi tempat berpijak saya terban setelah kalah dalam perang.
3.Pengalaman saya sebagai guru adalah terban karena siswa-siswi tidak mau belajar.
4.Pemerintah harus menanggapi terbanan infrastruktur jalan setelah bencana alam.
5.Lagu yang terban di ingatan saya setelah beberapa tahun tidak mendengarnya lagi.

📚 Artikel terkait kata "terban"

Mengenal Kata 'terban' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "terban": Runtuhnya Harapan dan Bangunan

Kata "terban" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan suatu kondisi di mana sesuatu runtuh atau rusak, baik itu bangunan, tanah, atau bahkan harapan. Dalam konteks historis, kata "terban" sering digunakan untuk menggambarkan kejadian-kejadian tragis seperti keruntuhan bangunan atau kehancuran bumi. Contoh penggunaan kata "terban" dalam kalimat yang alami adalah: "Bangunan tersebut terban setelah gempa bumi yang dahsyat menimpanya." Atau, "Harapan saya terban setelah tahu bahwa saya tidak dapat memenuhi target yang telah ditetapkan." Kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan kehancuran alam, seperti "Tanah di daerah itu terban akibat banjir yang melanda." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "terban" masih relevan dalam berbagai konteks. Seperti dalam dunia arsitektur, kata ini digunakan untuk menggambarkan kondisi bangunan yang tidak lagi aman untuk digunakan. Atau dalam konteks sosial, kata ini digunakan untuk menggambarkan kehancuran harapan atau kesuksesan seseorang. Dalam budaya Indonesia modern, kata "terban" juga dapat digunakan dalam konteks keagamaan, seperti menggambarkan kehancuran bumi atau kejatuhan manusia dari kebenaran. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan kata "terban" harus tetaplah tepat dan tidak menimbulkan kesan yang salah atau tidak sesuai dengan konteks. Dalam beberapa kesempatan, kata "terban" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti menggambarkan kehancuran kehidupan atau kehancuran alam. Dalam kasus ini, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan suatu kondisi yang sangat berat dan tidak dapat dipulihkan. Oleh karena itu, perlu diingat bahwa penggunaan kata "terban" harus tetaplah tepat dan tidak menimbulkan kesan yang salah atau tidak sesuai dengan konteks.

Kata yang Mirip

terbang